PPDB Zonasi Dikritik, DPRD DKI: Disdik Harus Bertanggung Jawab

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 29 Juni 2020 07:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 65 2237922 ppdb-zonasi-dikritik-dprd-dki-disdik-harus-bertanggung-jawab-rUCQCxMFm0.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) siap bertanggung jawab atas kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 jalur zonasi. Sebab, PPDB jalur zonasi, khususnya di Jakarta, menjadi polemik.

PPDB jalur zonasi menjadi polemik setelah mendapat kritikan dari berbagai pihak. Utamanya, orang tua dari para peserta didik. Banyak orang tua yang mengkritik PPDB jalur zonasi karena anaknya gagal masuk ke sekolah yang diinginkan lantaran keterbatasan usia.

"Intinya Dinas Pendidikan harus siap bertanggung jawab dengan apa yang sudah di putuskan," kata Zita saat dikonfirmasi Okezone, Senin (29/6/2020).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan bahwa DPRD DKI sudah melakukan mediasi antara orang tua peserta didik dengan dinas pendidikan ihwal polemik PPDB jalur zonasi. Namun memang, kata Zita, mediasi antara orang tua peserta didik dengan dinas pendidikan menemui jalan buntu.

"Saya sudah sampaikan saran, sesuai dengan keinginan masyarakat, tapi tidak di terima berdasarkan pertimbangan Dinas. Selaku eksekutif, mereka yang punya kebijakan, kami sudah melakukan tugas maksimal sebagai wakil rakyat," ucapnya.

Saat ini, dikatakan Zita, DPRD DKI hanya bisa memantau perkembangan PPDB. Jika pelaksanaan PPDB tahun 2020 ini tetap tidak sesuai dengan yang diharapkan, tegas Zita, maka akan dievaluasi. "Kalau tidak sesuai seperti yang di harapkan, pasti akan di evaluasi langsung," tekannya.

Baca Juga : Polemik PPDB Zonasi, Siswa Cerdas Bisa Ikut Jalur Prestasi Mulai 1 Juli

Zita berharap agar para orang tua tetap memaksimalkan segala jalur yang ada dalam PPDB tahun 2020, untuk anaknya. Ia meminta agar para orang tua tidak patah semangat dalam memperjuangkan pendidikan anak-anaknya.

"Saya berharap, masyarakat bisa maksimal menggunakan setiap jalur yang ada. Jangn patah sayap, semua yang kita lakukan adalah untuk masa depan anak. Apapun yang terjadi, kita harus selalu menjaga semangat," pungkasnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini