Kasus Covid-19 Meledak di Penjara AS, Lebih dari 1.000 Napi Positif Corona

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 18 2239525 kasus-covid-19-meledak-di-penjara-as-lebih-dari-1-000-napi-positif-corona-asjnwr4kbj.jpg Foto: AFP.

LOS ANGELES - Jumlah kasus Covid-19 telah meledak di San Quentin, salah satu penjara tertua di California, Amerika Serikat (AS). Pihak berwenang California mengatakan, lebih dari 1.000 tahanan di penjara itu telah dinyatakan positif mengidap virus corona.

"Saat ini itu adalah area fokus dan kepedulian kami yang dalam," kata Gubernur California Gavin Newsom sebagaimana dilansir AFP, Rabu (1/7/2020). Dia mencatat bahwa 42 persen dari sekira 3.500 narapidana di San Quentin, dekat San Francisco, dianggap "rentan secara medis".

Tidak seperti lembaga pemasyarakatan lainnya di California, Penjara Negara San Quentin sebagian besar telah selamat dari dampak virus corona hingga awal Juni. Namun pemindahan narapidana dari penjara-penjara yang terkena dampak parah wabah, seperti Lembaga Pemasyarakatan Laki-laki California di Chino, telah membuka pintu penyebaran virus tersebut.

"Sayangnya, mereka tiba tanpa diuji dan ditempatkan di dalam San Quentin dan benar-benar seperti menanam wabah di fasilitas negara kedua," kata Matt Willis, direktur kesehatan untuk Marin County, di mana San Quentin berada, kepada radio NPR.

Pusat penahanan di Chino, dekat Los Angeles, adalah titik panas Covid-19 yang dikenal sejak awal pandemi. Lebih dari 500 narapidana di sana sejauh ini dinyatakan positif mengidap virus itu, dan tujuh orang telah meninggal.

Penjara San Quentin saat ini memiliki setengah dari kasus Covid-19 yang tercatat di penjara-penjara di seluruh California, yang memiliki total populasi sekitar 113.000 orang yang dipenjara.

California adalah negara bagian terpadat di AS serta salah satu yang paling terpukul oleh virus corona, dengan lebih dari 200.000 kasus dikonfirmasi dan hampir 6.000 kematian.

Dalam upaya untuk menghindari tingkat kematian yang tinggi dan tidak normal di antara para tahanan, otoritas negara telah memutuskan untuk membebaskan sekitar 3.500 tahanan, yang ditangkap karena pelanggaran ringan dan memiliki kurang dari 180 hari sisa masa hukuman di penjara.

Pada Senin (29/6/2020) Newsom mengumumkan bahwa 3.500 calon potensial lainnya telah diidentifikasi untuk dibebaskan, 110 di antaranya berada di San Quentin.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini