Kasus Corona di Jateng Melonjak, Dinkes Buru Orang Tanpa Gejala

Taufik Budi, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 08:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 512 2239250 kasus-corona-di-jateng-melonjak-dinkes-buru-orang-tanpa-gejala-GMvM4kxdJl.jpg Masyarakat mengikuti rapid test di Bundaran HI, Jakarta. (Ilustrasi/Dok Okezone.com/Arif Julianto)

SEMARANG – Jumlah kasus virus corona (Covid-19) di Jawa Tengah terus melonjak. Bahkan pada pekan ke-26, terjadi peningkatan signifikan hingga sebanyak 922 kasus. Jumlah klaster penyebaran virus corona juga bertambah.

“Sebenarnya gini, kalau semakin banyak kita tracing akan semakin ketemu (penderita Covid-19-red). Ya kalau dalam suatu jumlah penderita itu kan 20% itu bergejala, yang bergejala itu enggak usah dicari karena pasti ketemu, sebab datang ke rumah sakit, ke layanan kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo, Selasa (30/6/2020).

“Yang 80% itu enggak ada gejala, asimptomatis. Ini kalau enggak dicari ya enggak akan ketemu. Jadi yang tanpa gejala itu orang sehat seperti kita-kita ini. Tapi kalau enggak dites ya enggak tahu. Ini semakin kita banyak mengetes pasti akan banyak ditemukan dan itu bagus, enggak apa-apa,” tuturnya.

Dia mengaku pihaknya memasang target tinggi untuk mencari orang-orang tanpa gejala (OTG). Selain itu, Dinas Kesehatan di kabupaten/kota masif melakukan rapid dan swab test guna mengetahui sebaran pasien.

“Di Jawa Tengah kita memasang target agak tinggi yaitu 3.500 per 1 juta penduduk. Ya Jadi kalau Jawa Tengah penduduknya 35 juta ya kira-kira 120.000-an tes. Tapi jangan kaget ya ke depan kalau ada peningkatan jumlah. Itu karena kita aktif mencari. Semakin kita tidak aktif, ya enggak ketemu,” ucapnya.


Baca Juga : Terus Meningkat, Pasien Positif Corona di Jateng Tembus 3.833 per 30 Juni 2020

Menurutnya, pelaksanaan rapid dan swab test akan semakin massif dengan bantuan satu mobil PCR dari BNPB. Mobil itu akan ditempatkan di kawasan yang jauh dari lokasi laboratorium pengecekan tes swab.

“Dengan bantuan mobil PCR tadi juga kita harapkan nanti itu menjangkau wilayah-wilayah yang jauh dari laboratorium, jauh dari faskes, sehingga jangkauan kita lebih banyak,” tuturnya.


Baca Juga : Ini Penjelasan Ganjar ke Jokowi Soal Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jateng

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini