Viral Warga Curhat ke Bupati Jombang Selama Diisolasi Tak Diperiksa Dokter

Mukhtar Bagus, iNews · Rabu 01 Juli 2020 01:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 519 2239167 viral-warga-curhat-ke-bupati-jombang-selama-diisolasi-tak-diperiksa-dokter-ie7QI3arcC.jpg Tangkapan layar warga Jombang curhat mengeluh ke Bupati Jombang karena semala diisolasi tak pernah diperiksa dokter (Foto: Ist)

JOMBANG - Warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur dihebohkan dengan beredarnya curhat pasien yang diisolasi akibat Covid-19 kepada Bupati Jombang. Para pasien yang diisolasi tersebut mengeluhkan selama menjalani isolasi tidak pernah mendapat penanganan medis atau kunjungan dari dokter.

Para pasien itu juga merasa dirugikan oleh pemerintah yang keburu melakukan isolasi terhadap warga padahal belum dilakukan test swab. Akibatnya, keluarga mereka di rumah menjadi terlantar.

Keluhan salah satu warga yang menjalani isolasi di Gedung Tennis Indoor Jombang ini mendadak viral setelah beredar di media sosial, seperti dilihat iNews, pada Selasa 30 Juni 2020.

Betapa tidak, dalam curhat yang disampaikan melalui video call dengan Bupati Jombang, Munjidah Wahab, salah satu warga yang diisolasi yang bernama Kadir ini mengeluhkan layanan yang ia terima di Gedung Tennis, tempat dia diisolasi.

Menurut Kadir, banyak warga yang tiba-tiba diisolasi oleh petugas hanya karena hasil rapid test mereka reaktif. Padahal, menurut Kadir, mereka belum di swab dan belum bisa dipastikan terinfeksi virus corona.

Kebijakan buru-buru mengisolasi pasien ini, menurut Kadir sangat merugikan warga karena mereka tidak lagi bisa bekerja dan keluarga yang ditinggalkan menjadi kebingungan di rumah. Selain itu, Kadir juga mengungkapkan selama menjalani isolasi, ia dan teman-temannya yang diisolasi di Gedung Tennis Indoor Jombang tidak pernah diperiksa oleh dokter.

Kadir dan warga yang diisolasi ini juga menilai wabah corona yang ditakuti pemerintah ternyata tidak berbahaya sama sekali. Sebab menurutnya, banyak warga termasuk anak-anak yang positif dan diisolasi tidak terjadi apa-apa pada diri mereka.

Atas kebijakan isolasi ini, Kadir dan warga lainnya merasa dirugikan dan berharap pemerintah segera melepaskan atau memulangkan kembali warga yang belum positif corona ke rumah masing-masing agar bisa beraktifitas kembali.

Terhadap keluhan warga yang diisolasi tersebut, dr. Puji Umbaran, Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang membantah tudingan tidak ada penanganan medis terhadap warga yang diisolasi.

Dr Puji justru menyayangkan cara warga menyampaikan keluhannya kepada Bupati Jombang yang ia nilai kurang sopan.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini