Kakek 80 Tahun Dinyatakan Sembuh Covid-19, tapi Keluarga Merasa Dikucilkan

Rustaman Nusantara, iNews · Kamis 02 Juli 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 512 2240063 kakek-80-tahun-dinyatakan-sembuh-covid-19-tapi-keluarga-merasa-dikucilkan-KBUAdZQjnD.jpg Ilustrasi

GROBOGAN - Seorang kakek berusia 80 tahun di Grobogan, Jawa Tengah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Namun, pihak keluarga justru meolak pernyataan pihak Gugus Tugas bahwa kakek berinisial S tersebut pernah positif Covid-19.

Diceritakan pihak keluarga, semenjak ada keterangan bahwa Kakek S positif Covid-19, seluruh warga mengucilkannya.

Indarti, anak dari kakek S, warga Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, berserta keluarga kini merasa terkucilkan di tengah lingkungannya sendiri, setelah kakek S dinyatakan positif covid-19 oleh Dinas Kesehatan Grobogan, sebulan lalu.

Selama sebulan kakek 80 tahun ini mendapatkan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Panti Rahayu Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah.

Sebelum dibawa ke RS Panti Rahayu, kakek S sempat mendapatkan penolakan di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi, karena seluruh ruangan sudah penuh. Menurut Indarti, ayahnya sudah bertahun-tahun mengalami sakit batuk, sesak nafas dan sering keluar masuk rumah sakit untuk tambah darah.

"Ayah saya dibawa ke Rumah Sakit Panti Rahayu dan langsung dimasukkan ke ruang isolasi tanpa adanya pemeriksaan Covid-19 terlebih dahulu," jelas Indarti.

Meski kecewa, namun Indarti mengaku pasrah. Beberapa minggu kemudian, Dinas Kesehatan Grobogan, Jawa Tengah, memberikan informasi ke pihak keluarga bahwa, S terpapar Covid-19. Namun pihak keluarga masih tetap menolak hasil dari dinkes tersebut. Dampak dari pernyataan itu membuat seluruh keluarga S merasa terkucilkan.

Menurut indarti, selama ini ayahnya sudah tidak bisa berjalan dan beraktivitas seperti lainnya. Selama ini, kakek S hanya berada di kamar tidur saja, sehingga ia meyakini bahwa ayahnya tidak terpapar Covid-19.

Sementara itu, menurut Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan, Endang Sulistyoningsih, pasien S telah dinyatakan negatif oleh tim gugus tugas setelah menjalani perawatan di ruang isolasi selama sebulan.

"Kakek itu tidak diperbolehkan ditunggui oleh keluarga selama berada di ruang isolasi, karena rentan dengan virus corona," jelas Endang.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini