10 Kasus Baru di Ponorogo, Bupati: RS Mulai Penuh Mari Disiplin Protokol Kesehatan

Ahmad Subekhi, iNews · Jum'at 10 Juli 2020 23:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 519 2244644 10-kasus-baru-di-ponorogo-bupati-rs-mulai-penuh-mari-disiplin-protokol-kesehatan-YNQQpBGf8R.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengatakan ada penambahan sebanyak 10 kasus positif virus corona di Ponorogo, Jawa Timur. Penambahan tersebut 6 di antaranya merupakan santri yang hendak mendaftar di Gontor II dengan rincian 2 orang dari Makassar, 1 orang dari Manado, 1 orang dari Banjar, 1 orang dari Ternate 1.

"Mereka datang ke Ponorogo sekitar 3 minggu yang lalu ke Ponorogo untuk melakukan ujian masuk pondok Gontor," kata Ipong dalam keterangan tertulisnya Jumat (10/7/2020).

Mereka, kata Ipong, datang dengan membawa surat keterangan kesehatan namun tanpa disertai hasil rapid test. Saat pengumuman penerimaan, mereka dinyatakan diterima di Pondok Gontor Cabang Ternate.

Baca Juga: Gugus Tugas: Kasus Covid-19 Meningkat karena Pemeriksaan Kian Banyak 

Kemudian, sebelum perjalanan menuju Ternate pada 2 Juli 2020 mereka melakukan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) dan dinyatakan reaktif. "Setelah dilakukan pemeriksaan PCR hari ini dinyatakan positif. Selanjutnya mereka akan diisolasi di RSUD dr. Harjono," ungkap Ipong.

Selain 6 kasus tersebut ada pula 4 kasus tambahan positif lainnya dari warga yang didapat berdasarkan hasil pemeriksaan. Karena itu, pihaknya mengingatkan dengan adanya penambahan tersebut menyebabkan rumah sakit yang ada semakin penuh.

Ipong mengingatkan, agar semua pihak mengambil pelajaran khususnya pesantren-pesantren yang mana harus melaksanakan rapid test dari masing-masing santri, ustadz atau pun penghuni pondok lainnya.

"Surat keterangan sehat tanpa disertai rapid test tidak mampu menunjukkan bahwa terindikasi ada infeksi Covid-19 atau tidak dalam tubuh seseorang," ungkapnya.

Baca Juga: Achmad Yurianto Berterima Kasih Dijuluki Pembawa Berita Kematian 

Ipong menambahkan, hampir semua penemuan kasus positif diawali dengan rapid test, karena itu penting dilakukan rapid test bagi siapa pun yang datang dari zona merah. Hal itu juga terbukti di mana dari 80 persen kasus yang terkonfirmasi positif di Ponorogo merupakan mereka yang datang dari zona merah.

"Teruntuk masyarakat Ponorogo pada umumnya, nampaknya saat ini penambahan kasus semakin banyak. Rumah sakit mulai penuh sehingga hari ini sudah ada pasien konfirm yang dipindahkan ke rumah karantina. Mari semakin waspada. Mari saling menjaga," tandasnya.

Adapun data kasus positif corona di Ponorogo total ada 66 pasien, kemudian sembuh 32 orang, isolasi RS 29, isolasi mandiri 2, dan meninggal 3 orang.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini