Dalam 3 Hari, 11 Perawat di Jatim Positif Covid-19

Yudha Prawira, iNews · Minggu 12 Juli 2020 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 519 2245097 dalam-3-hari-11-perawat-di-jatim-positif-covid-19-pKP8gOAoFi.jpg Foto: Shutterstock

SURABAYA - Luasnya sebaran Covid-19 menjadikan Jawa Timur sebagai episentrum baru Pandemi Covid-19. Salah satu diantaranya adalah jumlah perawat di Jawa Timur yang terpapar covid-19 terus bertambah.

Hanya dalam kurun waktu tiga hari sebanyak 11 perawat dinyatakan positif Covid-19. DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur mencatat hingga saat ini jumlah perawat di Jawa Timur yang dinyatakan positif Covid-19 mencapai 259 orang.

Penambahan jumlah perawat positif Covid-19 ini hanya kurang dari 1 minggu setelah DPW PPNI Jatim mengumumkan jumlah terakhir penambahan kasus positif Covid-19, sebanyak 248 orang.

Tidak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu tiga hari, atau pasca-meninggalnya tamsir seorang perawat puskesmas Baureno Kabupaten Bojonegoro, jumlah perawat di Jawa Timur yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah 11 orang.

"Kami memperkirakan jumlah tersebut masih belum seluruhnya dan masih dapat bertambah, karena masih adanya institusi pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun dinas kesehatan kabupaten kota yang belum terbuka atau jujur dalam memberikan data jumlah perawatnya yang terpapar covid-19," jelas Ketua DPW PPNI Jatim, Prof Nursalam.

PPNI Jatim menyatakan seluruh perawat yang terinfeksi Covid-19 ini kini sedang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Selain terpapar saat memberikan pelayanan kesehatan, PPNI menduga penyebab para perawat terinfeksi positif Covid-19, karena tidak adanya tindak lanjut pemeriksaan atau tracking dan treatment dari rumah sakit maupun dinas kesehatan kabupaten kota setelah menemukan perawat yang reaktif usai melakukan rapid test.

"Dari data, jumlah perawat yang meninggal sebanyak 12 orang, terbanyak dari Kota Surabaya dengan jumlah 7 orang," jelasnya.

Sementara itu, data terakhir jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 16.123 kasus, sedangkan di Kota Surabaya sendiri mencapai 7.092 kasus.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini