KBM di Tangerang Masih Daring, Dinas Pendidikan Siapkan Materi Baru

Isty Maulidya, Okezone · Senin 13 Juli 2020 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 65 2245367 kbm-di-tangerang-masih-daring-dinas-pendidikan-siapkan-materi-baru-dTlAumq4jn.jpg Ilustrasi (Foto: Pixabay)

TANGERANG - Tahun ajaran baru di Kota Tangerang, Banten dimulai pada Senin (13/7/2020). Namun, kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka belum diizinkan karena beberapa wilayah di kota Tangerang masih termasuk zona merah.

Sistem pengajaran akan tetap berlangsung di rumah dengan metode daring dengan pengawasan orangtua.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Masyati mengatakan pihaknya telah menyiapkan materi baru khusus sistem belajar daring. Terdapat kurang lebih 500 video animasi untuk siswa SD yang berisi materi pembelajaran baru. Video tersebut sekaligus bisa digunakan guru untuk mempermudah proses pengajaran meski dilakukan dari rumah.

"Sekarang masih sistem daring. Kami siapkan kurang lebih 500 video animasi untuk SD dan pembelajaran baru serta persiapan untuk masuk," ujar Masyati.

Baca Juga: KPAI Terima Pengaduan Orangtua yang Resah karena Sekolah Dibuka di 3 Daerah 

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga telah melakukan pembinaan terhadap guru di wilayah masing-masing. Sekolah juga bisa membuat posko yang dekat dengan tempat tinggal murid sehingga bisa mengajar secara langsung. Tak hanya itu, guru juga dipersilakan melakukan kunjungan ke rumah siswa untuk mengevaluasi hasil kerja siswa.

"Kami sudah membuat adanya pembinaan wilayah. Guru membuka posko yang dekat rumah anak-anak, itu bisa langsung mengajarkan anak-anak, bisaisa juga berkunjung ke rumah orangtua," lanjut Masyati.

 Baca Juga:  Belajar Online, Penjualan Seragam Sekolah Anjlok hingga 80%

Namun, Masyati belum bisa memastikan kapan siswa bisa kembali ke sekolah. Sekolah baru bisa dibuka jika kondisi saat ini sudah mereda. Selain itu, pihak Dinas Pendidikan juga akan mengikuti arahan dari Menteri Pendidikan yang menyatakan kegiatan di sekolah juga tidak akan dibuka sekaligus tetapi secara bertahap

"Sudah ada (arahan) dari Menteri Pendidikan dan Presiden, kalau sekolah itu ada tahapannya. Lihat dulu situasi dan kondisi Covid-19, kalau sudah mereda akan ada pertemuan dengan siswa," pungkas Masyati.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini