Merdeka Belajar Terinspirasi Filosofi Ki Hadjar Dewantara

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 13 Juli 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 65 2245867 merdeka-belajar-terinspirasi-filosofi-ki-hadjar-dewantara-NXrmpx7KAI.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Evy Mulyani mengatakan bahwa slogan ‘Merdeka Belajar’ yang menjadi arah kebijakan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim terinspirasi filosofi Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara.

Evy menjelaskan, sosok Ki Hadjar Dewantara mengajarkan semangat dan cara mendidik anak Indonesia untuk menjadi manusia yang merdeka batinnya, merdeka pikirnya, dan merdeka raga atau tenaganya. Hal inilah menjadi acuan slogan Merdeka Belajar yang dijalankan Kemendikbud saat ini.

“Filosofi inilah yang menjadi akar Merdeka Belajar yang dijalankan Kemendikbud saat ini,” kata Evy kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Ia menyatakan, Merdeka Belajar telah melalui pembahasan dengan berbagai pihak dari berbagai latar belakang keilmuan mulai hukum, sosial, etika, dan aspek pendidikan lainnya.

Dalam menyelenggarakan pembangunan pendidikan nasional, kata dia, pemerintah melalui Kemendikbud senantiasa mengedepankan prinsip gotong royong, mulai dari perumusan hingga pelaksanaan berbagai program dan kebijakan.

“Peran serta berbagai pihak dalam gotong-royong membangun pendidikan nasional merupakan keniscayaan dan faktor penting yang hendaknya semakin diperkuat,” imbuhnya.

Dikatakannya, semangat Merdeka Belajar pun sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Mendikbud Nadiem. Dimana kepala negara meminta agar menciptakan ekosistem pendidikan nasional yang lebih sehat dengan menghadirkan iklim inovasi sehingga mampu menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) unggul dan berkarakter.

“Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Maju yang menjadi visi Presiden,” tutur dia.

Baca Juga : Polisi Lakukan Gelar Perkara Kasus Prostitusi Artis HH Malam Ini

Baca Juga : KPK Kantongi Tersangka Baru Kasus Suap Proyek di Lampung Selatan

Lebih lanjut secara khusus Presiden Jokowi pun mendorong agar Mendikbud melakukan deregulasi dan debirokratisasi di lingkungan pendidikan. Reformasi pendidikan nasional tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

“Menurut Presiden, tidak hanya dilakukan kementerian dan lembaga, reformasi pendidikan menjadi upaya bersama masyarakat, pemerintah daerah, serta kemitraan dengan swasta,” tandas Evy.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini