Pria Ini Ngamuk saat Istrinya yang Positif Covid-19 Hendak Dijemput Petugas

Sigit Dzakwan, iNews · Rabu 15 Juli 2020 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 340 2246695 pria-ini-ngamuk-saat-istrinya-yang-positif-covid-19-hendak-dijemput-petugas-mC723EFn9T.jpeg Screenshot video seorang suami menolak jika istrinya dievakuasi (Foto: Ist)

KOTAWRINGIN BARAT - Beredar video berdurasi 3 menit 50 detik yang berisi seorang suami menolak petugas medis Puskesmas Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mengevakuasi sang istri yang terkonfirmasi positif Covid-19 dara hasil swab.

Video ini direkam petugas medis dari Puskesmas Kumai yang akan mengevakuasi seorang ibu paruh baya berinisial NF warga Kelurahan Candi RT 7, Kecamatan Kumai pada Sabtu 11 Juli 2020.

Saat dikonfirmasi MNC Media, Kepala Puskesmas Kumai dr Abimanyu membenarkan hal itu. Menurut dia hingga hari ini sang ibu NF masih belum mau diisolasi lantaran sang suami menolak keras.

“Ya itu benar videonya. Kejadian pada 11 Juli 2020. Ibu NF diswab pada 5 Juli dan hasil swab keluar pada 9 Juli 2020. Saat petugas menjemput di rumahnya untuk dibawa ke rumah sakit guna diisolasi, sang suami menolak keras,” ujar dr Ambimanyu saat dihubungi melali video call Whatsapp, Rabu (15/7/2020) siang.

Hingga hari ini ibu NF masih tetap di dalam rumah dan pihak puskesmas Kumai terus memantau perkembangan melalui telepon dan video call.

“Keluarga lainnya yang se rumah juga sudah kita berikan arahan untuk jaga jarak dan terapkan protokol kesehatan. Kami tidak mau justru nanti menular ke mana mana. Tapi ini akam terus kita upayakan wajib dievakuasi dan diisolasi. Saat ini kita masih koordinasi engan tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kobar untuk mencari solusinya,” jelasnya.

Semantara itu dalam video berdurasi 3 menita 30 detik terlihat sang suami duduk di sebelah petugas medis yang akan menjemput ibu NF. Di depannya ada seorang laki laki yang berdiri merupakan ketua RT 7, Kelurahan Candi. Sedangkan ibu NF terlihat di depan pintu rumahnya duduk.

“Pokoknya kalau istri saya dibawa mati ya mati,” ujar sang Suami.

“Kata dokter saya hanya sakit batuk pilek saja ko,” ujar ibu NF dalam rekaman video tersebut.

Sementara itu petugas medis yang akan menjemput terus memberikan arahan kepada sang suami dan ibu NF. “Ini ada saksi pak RT ya, bahwa kita sudah berupaya untuk menjemput. Tapi bapak tidak mau. Yang jelas kita sudah sampaikan baik baik terkait bahayanya jika tidak mau dievakuasi. Yang penting terapkan protokol kesehatan,” ujar tim medis tersebut. (Kha)

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini