Siswi SMP Dilecehkan Teman Nongkrongnya Setelah Dicekoki Miras

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 17 Juli 2020 23:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 610 2248237 siswi-smp-dilecehkan-teman-nongkrongnya-setelah-dicekoki-miras-j0OUKnGxWl.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PALEMBANG - Seorang pelajar SMP di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berinisial N (14) diperkosa oleh empat orang pria setelah korban di cekoki minuman keras (miras) dan membuat korban hilang kesadaran, atas kejadian ini membuat N mengalami trauma.

Setelah para pelaku mencekoki korban dengan miras, keempat pelaku memperkosa korban secara bergantian di sebuah kos-kosan yang beralamat di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III , Palembang, pada Minggu 21 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB.

Korban hanya mengenali satu orang pelaku yang pada saat itu mengajaknya untuk minum. Pelaku itu diketahui berinisial AB, warga Lorong Melati, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Kejadian ini baru diketahui orangtua korban saat korban tidur dan mengiggau. Dan setelah ditanyai, korban mengaku kalau ia menjadi korban pemerkosaan dan dicekoki pelaku dengan minuman keras. Mendengar anaknya menjadi korban pemerkosaan AS (33) melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

 pemerkosaan

“Kami sebenarnya mau menyelesaikan masalah ini secara keluarga, tapi pelaku (AB) tidak mau mengakui kalau telah melakukan pemerkosaan dengan alasan hanya membuka celana korban saja," katanya saat melapor ke SPKT, Jumat (17/7/2020).

Setelah mendengarkan perkataan pelaku yang tidak mau mengakuinya, akhirnya korban ditemani ibu dan bibinya melaporkan pelaku ke Polrestabes Palembang.

“Saya hanya berharap para pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya terhadap anak saya, walaupun salah satu pelaku AB masih berusia 16 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, korban NN saat ditanyai mengaku hanya kenal pelaku AB, dan tidak mengenali tiga teman pelaku lainnya.

Kejadian itu berawal saat ia sedang nongkrong bersama teman-temannya dan datang pelaku mengajak korban untuk membeli minuman.

"Dia mengajak saya membeli minuman dengan mengendarai motor, setelah itu saya diajak minum tapi saya tidak mau, namun dia mengancam saya sehingga terpaksa saya ikut minum," jelasnya.

Kemudia ia mengeluh kepalanya sakit dan minta diantar pulang tapi pelaku beralasan keesokannya akan diantar pulang.

"Lalu saya diajak pelaku keluar tapi bukan pulang ke rumah melainkan ke kosan Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya.

Dan setelah sampai di TKP, korban diajak masuk ke kamar dan dirayu untuk berhubungan badan tapi korban tidak mau.

"Saya tidak mau waktu itu tapi kepala saya sakit sehingga dia menyuruh saya tiduran di atas kasur," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan korban terkait tindak pidana perlindungan anak, dengan nomor laporan polisi LP B/1482/VII/2020/Sumsel/RESTABES/SPKT.

"Laporan korban akan diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak," kata Heri.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini