Main Layangan hingga Ganggu Listrik Bandara Ngurah Rai, Pria Paruh Baya Ditangkap

Miftachul Chusna, Koran SI · Senin 20 Juli 2020 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 244 2249423 main-layangan-hingga-ganggu-listrik-bandara-ngurah-rai-pria-paruh-baya-ditangkap-bcyCp7Ybev.jpg Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan memaparkan penangkapan pemain layangan yang menyebabkan gangguan listrik di Denpasar, Kuta, dan Bandara Ngurah Rai, Senin (20/7/2020). (Foto : Sindonews/Miftachul Chusna)

DENPASAR – Seorang pria paruh baya, Dewa Ketut Sunardiya (50), ditangkap Polresta Denpasar. Pasalnya, pria tersebut main layang-layang hingga menyebabkan gangguan listrik di kawasan Denpasar, Kuta, termasuk Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali.

"Ini untuk memberikan efek jera agar tidak warga bermain layangan sembarangan," kata Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan, melansir Sindonews, Senin (20/7/2020).

Jansen menyebutkan, 3 trafo listrik di gardu induk milik PT Indonesia Power dan pembangkit gas di Pesanggaran Denpasar padam gara-gara ulah pelaku main layangan. Salah satu gardu bahkan terbakar dan meledak.

Kejadian ini berdampak pada padamnya listrik di Denpasar Selatan dan Timur serta wilayah Kuta selama 5 jam, pada Minggu (19/7/2020). Sebanyak 71.122 pelanggan pun terdampak padam listrik.

Ulah pelaku juga mengakibatkan gangguan listrik ke Bandara Ngurah Rai. "Untungnya tidak padam karena sistem otomatisasi bekerja dengan baik sehingga dapat langsung disuplai dari penyulang backup," ucap Jansen.

Pelaku mengakui telah menerbangkan layangan berukuran besar di kawasan Pelabuhan Benoa. Setelah layangan berhasil diterbangkan, pelaku mengikat tali layangan ke sebuah pohon kemudian ditinggal pulang.

Pelaku mengetahui jika layangan miliknya putus. Tapi, dia tidak berusaha mencarinya.

Baca Juga : "Teror" Benang Layangan di Jalan, Kali Ini Sayat Leher Emak-Emak Biker

"Dia dikenakan pasal 188 KUHP sub pasal 409 KUHP (1), barang siapa karena kesalahannya menyebabkan kebakaran atau peletusan yang berbahaya bagi orang lain dengan ancaman kurungan satu bulan paling lama lima tahun penjara," tutur Kapolresta.

Baca Juga : Setelah Pemotor, Viral Pesepeda Terjerat Benang Layangan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini