Penganiayaan Polisi di Tempat Hiburan Malam, Tersangka Bertambah Jadi 10 Orang

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 22 Juli 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 608 2250466 penganiayaan-polisi-di-tempat-hiburan-malam-tersangka-bertambah-jadi-10-orang-Dux3ZMjF9G.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

MEDAN - Polisi menetapkan dua tersangka baru dalam kasus penganiayaan dua personel Polda Sumatera Utara di area parkir salah satu tempat hiburan malam di Medan yang kejadiannya pada Minggu 19 Juli 2020 dini hari.

Dengan penambahan dua tersangka baru itu, kini jumlah tersangka dalam kasus itu telah mencapai 10 orang, termasuk seorang anggota DPRD Sumatera Utara berinisial KHS.

“Total ada 10 tersangka. Yang saat ini kita tahan sudah delapan orang,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Rabu (22/7/2020).

Kombes Riko memaparkan delapan tersangka yang kini ditahan adalah KHS, RAS, SS, ZAD, BHT, AC, RFG dan seorang warnita berinisial PA.

“Yang perempuan disangka melakukan provokasi dalam kericuhan berujung pada penganiayaan itu,” tukasnya.

Baca Juga:  Ribut dengan Polisi di Tempat Hiburan, Anggota DPRD Sumut Diamankan 

Sementara untuk dua tersangka lain yang kini masih buron, berinisial M dan A. Polisi pun meminta agar keduanya segera menyerahkan diri ke kantor Polisi terdekat.

“Kedua buron perannya ikut menganiaya. Makanya kita minta mereka segera menyerahkan diri atau tim kita yang akan memburunya. Kita minta keluarga tersangka juga kooperatif menyerahkan kedua tersangka,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polrestabes Medan Dalami Alasan 2 Polisi Ada di Lokasi Keributan Anggota DPRD Sumut

Dalam kasus ini, polisi sebenarnya mengamankan sebanyak 17 orang. Namun dari 17 orang itu, baru 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara 9 lainnya masih berstatus saksi.

Diberitakan sebelumnya, dua polisi menjadi korban penganiayaan sekelompok orang di areal parkir salah satu tempat hiburan malam di bilangan Putri Hijau Medan.

Kedua korban adalah Bripka Karingga Ginting, Anggota Kompi 4 Yon C Satuan Brimob Polda Sumut. Lalu Bripka Mario, personel Direktorat Lalulintas Polda Sumut.

Penganiayaan itu bermula dari masalah sepele. Yakni teman wanita KHS diduga disenggol oleh seorang yang mengaku polisi di tempat hiburan malam tersebut. Teman wanitanya itu kemudian melapor kepada KHS.

KHS yang mendapat laporan itu kemudian marah hingga menganiaya kedua personel polisi itu. Keduanya dianiaya meski sudah menyebutkan kepada KHS jika keduanya merupakan anggota Polisi.

Pasca-dianiaya, kedua korban membuat laporan ke kantor polisi. Penyelidikan dimulai dan KHS bersama 16 orang lainnya berhasil diamankan. Namun sampai saat ini yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu 10 orang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini