Penjaga Counter Nekat Curi 4 Handphone Buat Judi Online

Priyo Setyawan, Koran SI · Jum'at 24 Juli 2020 22:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 510 2251752 penjaga-counter-nekat-curi-4-handphone-buat-judi-online-ktf0TzK91k.jpg (Foto : Sindonews/Priyo Setyawan)

SLEMAN – Seorang pria beinisial TY (32) nekat mencuri empat handphone dan satu handset airpord di counter tempat kerjanya, Jalan Samirono, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, untuk judi online. Warga Tawangsari, Sukoharjo Jawa Tengah, itu pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Bulaksumur Sleman.

Petugas juga menyita satu handphone dan handset airpord yang dicuri TY sebagai barang bukti. Kapolsek Bulaksumur, Kompol Sugiarto mengatakan, kasus ini terungkap saat pemilik counter, Nur Baroro, melapor kehilangan empat handphone dan satu handset airpord di tempat kerjanya, Selasa (7/7/2020).

Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan, di antaranya dengan meminta keterangan pelapor, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan data pendukung lainnya.

Dari informasi tersebut, petugas mengindentifikasikan pelaku pencurian adalah orang dalam sendiri. Sebab dari hasil pemeriksaan, tidak ada kerusakan di counter tersebut. Selain itu, satu karyawannya TY izin ke Trenggalek.

“Kami kemudian pergi ke Trenggalek, Jawa Timur, dan mengamankan TY bersama barang bukti satu handphone dan handset airpord yang dicuri di daerah Kelutan. TY dan barang bukti kami bawa ke Polsek Bulaksumur,” kata Sugiharto, melansir Sindonews, Jumat (24/7/2020). 

Dari hasil pemeriksaan, TY telah menjual handphone yang diambil, baik secara online dan langsung. Satu handphone dijual antara Rp7-8 juta. Satu handphone dan hendset Airpord yang diamankan rencananya juga akan dijual.

"Saat ini, kami masih mencari handphone yang sudah dijual TY. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kita dapatkan," katanya.

Baca Juga : Pria Pencuri Ribuan Pakaian Dalam Wanita Diduga Kelainan Seks

Atas perbuatannya TY dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 374 tentang penipuan dan penggelapan dalam jabatan dan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, masing-masing dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara.

TY kepada petugas mengaku hasil jualan handphone yang dicurinya itu sudah habis untuk main judi online dan biaya hidup serta sewa tempat tinggal di Trenggalek. “Uang sudah habis untuk judi online dan kebutuhan hidup,” ujarnya.

Baca Juga : Viral! Sopir Angkot Diikat Lalu Dibiarkan Diguyur Hujan 2 Jam

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini