109 Warga Positif Covid-19 di Malang dalam Tiga Hari, Ini Penyebabnya

Avirista Midaada, Okezone · Senin 27 Juli 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 519 2253019 109-warga-positif-covid-19-di-malang-dalam-tiga-hari-ini-penyebabnya-VXeYZsmAmZ.jpg ilustrasi

KOTA MALANG - Kasus positif Covid-19 di Kota Malang terus meningkat dalam tiga hari terakhir ini. Bahkan dari tiga hari terdapat penambahan 109 kasus positif Covid-19 baru di Kota Malang dengan rincian 48 kasus tambahan pada Jumat 24 Juli 2020, 31 kasus pada Sabtu 25 Juli 2020, dan 30 kasus pada Minggu kemarin.

Berdasarkan data tersebut pasien yang sebelumnya berstatuskan dalam pengawasan menjadi salah satu penyumbang terbanyak peningkatan kasus positif corona di Kota Malang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang dr. Husnul Muarif mengakui pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif didominasi mereka yang punya penyakit bawaan atau komorbid. Selain itu para PDP ini memang memiliki kontak erat dengan kasus - kasus positif corona sebelumnya.

"PDP itu kan dilatarbelakangi oleh banyaknya mengidap penyakit penyerta atau komorbid. Jadi kadang hasil swabnya keluar ketika sudah dipulangkan, kadang juga ketika masih perawatan," ujar Husnul Muarif pada Senin (27/7/2020).

Dari sejumlah komorbid yang mayoritas diderita para PDP yaitu hipertensi atau darah tinggi, diabetes melitus, dan gagal ginjal. "Paling tinggi itu hipertensi, lalu diabetes melitus, sakit jantung dan gagal ginjal," tuturnya.

Selain adanya komorbid yang mendominasi pasien positif Covid-19 di Kota Malang, Husnul menambahkan bila pelacakan kini berjalan cukup masif dan cepat, sehingga dinilai optimal.

"Saya kira sudah optimal (tracing-nya), kita punya gerakan 1 : 30, artinya satu konfirmasi positif maka teman-teman harus melakukan tracing minimal ke 30 orang," jelasnya.

Terkait dengan proses perawatan dari kategori PDP, Husnul mengatakan ketika masih mendapatkan perawatan di rumah sakit, maka itu adalah kewenangan dari pihak rumah sakit bersangkutan.

"Kalau sudah dipulangkan kami pantau melalui puskesmas. Keluhannya seperti apa, akan kami sesuaikan dengan treatment yang kami lakukan. Selain itu kami juga memberikan terapi suplemen kepada PDP," pungkasnya.

Tercatat hingga Senin pagi 27 Juli 2020, 553 orang terkonfirmasi positif corona di Kota Malang, 43 orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia, 176 orang dinyatakan sembuh, dan 338 pasien masih menjalani perawatan baik di rumah pribadi, rumah karantina atau safe house, maupun di rumah sakit.

Sedangkan jumlah PDP yang terdeteksi mencapai 603 orang, dimana 61 orang meninggal dunia, 255 orang selesai dalam pengawasan, dan sisanya 287 pasien masih dirawat.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini