Kasus Covid-19 di Malang Melonjak Tajam, Walikota: Tingkat Kesembuhan 62 Persen

Avirista Midaada, Okezone · Senin 27 Juli 2020 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 519 2253022 kasus-covid-19-di-malang-melonjak-tajam-walikota-tingkat-kesembuhan-62-persen-PuO1Dcts45.jpg Wali Kota Malang, Sutiaji (Foto: Okezone/Avirista)

MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji angkat bicara mengenai penambahan pasien positif Covid-19 secara dratis dalam tiga hari terakhir. Total terdapat 109 kasus pasien positif Covid-19 Kota Malang, terbanyak sejak pandemi merebak.

Menurut Sutiaji, penambahan kasus terkonfirmasi positif corona ini diakibatkan banyaknya pasien dalam pengawasan (PDP) yang ada di Kota Malang. Namun Sutiaji juga mengklaim bila kasus – kasus terkonfirmasi positif tersebut salah satu di antaranya akibat hasil tes swab awal Juli 2020 yang baru keluar.

“PDP yang sekarang itu orangnya sudah sembuh tapi masih dikatakan positif, karena swab tanggal 5 Juli sekarang baru muncul, orangnya sudah sembuh, tapi dilaporkan baru. Penambahan kemarin PDP dua itu hari itu berturut-turut,” ujar Sutiaji ditemui di Balaikota Malang, Senin (27/7/2020).

Meski demikian pria kelahiran Lamongan ini mengklaim ada angka kesembuhan yang belum dimasukkan ke data corona. Di Kota Malang lanjut Sutiaji pasien sembuh dari corona mencapai 62 persen berdasarkan laporan tim Satgas Gugus Penanganan Covid-19 Kota Malang.

“Tingkat kesembuhan kita sudah 62 persen, jadi ada 171 yang tidak dilaporkan. Itu masuk datanya hari dan besok, kalau hari ini kan yang sembuh ada 172, itu seharusnya ditambah 171 berarti 343 yang sembuh,” tuturnya.

Baca Juga: 109 Warga Positif Covid-19 di Malang dalam Tiga Hari, Ini Penyebabnya

Namun Sutiaji enggan menyebutkan secara jelas mengapa kekeliruan laporan data tersebut bisa terjadi. Terpenting baginya data yang awalnya salah telah dibetulkan dan akan kembali dimasukkan yang sebenarnya.

“Ya namanya keliru, nggak tahu itu dari update sudah dilaporkan, hari ini katakan jam 16.00 WIB dilaporkan (ke Satgas Covid-19) ternyata di sana nggak dimasukkan, sekarang jam 08.00 WIB pagi ini harus sudah masuk datanya, kemarin itu (laporannya) jam 16.05 WIB sudah dimasukkan kiranya, tapi ternyata belum dimasukkan,” bebernya.

Dari laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang, tercatat hingga Senin siang 27 Juli 2020, 553 orang terkonfirmasi positif corona di Kota Malang, 43 orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia, 176 orang dinyatakan sembuh, dan 338 pasien masih menjalani perawatan baik di rumah pribadi, rumah karantina atau safe house, maupun di rumah sakit.

Sedangkan jumlah PDP yang terdeteksi mencapai 603 orang, dimana 61 orang meninggal dunia, 255 orang selesai dalam pengawasan, dan sisanya 287 pasien masih dirawat.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini