Suami Membunuh Istri & Anak, tapi Gagal Ketika Coba Bunuh Diri

Agregasi Sindonews.com, · Senin 27 Juli 2020 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 609 2252950 suami-bunuh-istri-anak-tapi-gagal-ketika-coba-bunuh-diri-Emo48SBasi.jpg Suami bunuh istri dan anak kandungnya (Foto : Sindonews.com)

PALEMBANG - Seorang suami di Banyuasin, Sumatera Selatan atau Sumsel tega menghantam istri dan anak kandung yang baru berusia tiga tahun menggunakan tabung gas hingga tewas.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Taja Mulya, Philip IV, Kecamatan Betung, Banyuasin di Sumsel, Senin (27/7/2020) dini hari tadi. Pelaku berinisial RA (34) yang tega menghabisi istrinya sendiri YT (30) serta anak kandungnya RJ yang masih berusia tiga tahun.

Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto mengatakan, pelaku diduga sempat hendak bunuh diri namun gagal karena tali terputus. "Awal mula diketahui saat tetangga korban bernama Andra, didatangi tersangka RA yang hendak meminta tolong dengan kondisi mulut berdarah dan leher terikat oleh tali," ujarnya seperti dilansir dari Sindonews.com.

Dalam perjalanan tersebut, tersangka menuturkan bahwa keluarganya sedang ada masalah. Namun tidak diceritakan lebih rinci masalah yang dimaksud, hanya saja tersangka mengaku ingin bunuh diri.

Baca Juga : Heboh Siswi Di-bully, Ditoyor dan Disuruh Cium Kaki

Baca Juga : Pemprov DKI Dapat Utangan Rp12,5 Triliun dari Kemenkeu, Untuk Apa Saja?

Kemudian pada saat tersangka diantar kembali ke rumahnya, tersangka ternyata tidak masuk. Namun langsung pergi menggunakan mobil kijang Kapsul warna merah dengan No Pol BG 1191 JF.

"Merasa curiga saksi Andra masuk ke rumah korban yang tidak terkunci dan ditemukan kondisi korban YT dan RJ sudah meninggal dengan luka di kepala," jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, usai menghabisi kedua korban tersangka sempat hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri di belakang rumah dan di ruang tamu namun gagal karena tali yang hendak digunakan putus.

Jauh sebelumnya, tersangka sempat direhab sebanyak dua kali berkaitan dengan kecanduan narkoba dan diberhentikan dari pekerjaannya karena Covid-19.

"Tersangka sudah kita amankan, tersangka melarikan diri ke arah Sungai Lilin dan ditemukan dalam mobil yang sudah terparkir pinggir jalan dan mulut mengeluarkan busa. Pelaku dirawat di Puskesmas di Sungai Lilin," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini