Usai Rawat Pasien Positif Corona, Puskesmas di Blitar Lockdown

Solichan Arif, Koran SI · Selasa 28 Juli 2020 21:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 519 2253631 usai-rawat-pasien-positif-corona-puskesmas-di-blitar-lockdown-zL3Y2UWA65.jpg Ilustrasi. (Dok Okezone.com)

BLITAR - Puskesmas Wlingi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, di-lockdown setelah menerima pasien yang belakangan diketahui terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Puskesmas tutup pada 28 Juli hingga 3 Agustus 2020.

"Betul (di-lockdown)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, melansir Sindonews, Selasa (28/7/2020).

Pasien gejala yang mengarah Covid-19 awalnya dirawat di rumah. Pada Senin (20/7/2020), petugas Puskesmas Wlingi mendatangi dan memeriksanya. Melihat kondisi pasien, petugas kesehatan menyarankan dirujuk ke rumah sakit.

"Karena masih koordinasi dengan petugas rumah sakit, pasien dirawat di Puskesmas Wlingi," kata Krisna Yekti.

Di puskesmas, pasien yang ditangani enam orang petugas medis dengan baju APD (Alat Pelindung Diri) lengkap, mengalami muntah dan diinfus. Sesuai permintaannya, pasien sempat dibawa ke rumah sakit swasta.

Namun tidak berlangsung lama langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Di rumah sakit petugas langsung melakukan rapid test dan swab test yang keluar Rabu (22/7/2020).

"Swabnya terkonfirmasi positif Covid-19," ucap Krisna Yekti.

Mengetahui pasien yang pernah dirawat di Puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif Covid-19, enam petugas langsung diminta mengisolasi mandiri. Sebagai antisipasi, puskesmas juga di-lockdown. Sejak Selasa (28/7), Puskesmas Wlingi tidak melayani pasien selama enam hari ke depan.

"Enam orang petugas kesehatan juga menjalani swab test," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Herawati menambahkan, hasil swab dua dari enam petugas Puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kemarin hasil swab dari enam teman kami, dua dinyatakan positif," ujarnya. Dua petugas kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut yang merawat langsung pasien. Keduanya, kata Christine, dalam kondisi sehat.

Selain Puskesmas Wlingi, Pemkab Blitar juga pernah me-lockdown Puskesmas Selopuro. "Kalau lockdown RSUD Ngudi Waluyo bersifat parsial,” tuturnya.

Baca Juga : Tingkat Kematian Akibat Corona di Jakarta Capai 3,9%

Tercatat hingga 27 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 141 kasus. Perinciannya, 11 meninggal dunia, 66 sembuh, dan 64 dirawat.

Baca Juga : Bupati Positif Covid-19, Swab Test Digelar di Kantor Pemkab Ogan Ilir

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini