Dinkes Cirebon Terus Lakukan Tes Swab Massal di Klaster Desa Trusmi

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 28 Juli 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 525 2253339 dinkes-cirebon-terus-lakukan-tes-swab-massal-di-klaster-desa-trusmi-gL6FRyspCY.jpg Warga Desa Trasmi saat swab test (foto: Okezone.com/Fathur)

CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon tengah gencar melakukan tes swab massal di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Hal itu dilakukan karena daerah ini sudah menjadi klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Cirebon.

Sebelumnya, di Desa Trusmi Kulon ada salah satu warga yakni pasien ke-42, yang positif Covid-19 setelah pulang dari Kota Semarang. Lalu, sebanyak 16 orang lainnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona, karena pernah melakukan kontak erat dengan pasien tersebut.

Kepala Puskesmas Plered, Dewi Waskito Ningtiyas menjelaskan, selain di Desa Trusmi Kulon, tes swab massal juga dilakukan di dua desa lainnya yaitu di Desa Trusmi Wetan dan Desa Wotgali. Dinkes Kabupaten Cirebon sendiri menargetkan ada 500 sampai 1.000 warga yang mengikuti tes swab massal.

 virus corona

"Hari ini hampir 500 sampai 1.000 orang. Itu targetnya. Ada 40 orang juga mengikuti tes swab susulan. Kita melakukan di tiga desa, Desa Trusmi Kulon, Desa Trusmi Wetan, dan Desa Wotgali," kata Dewi saat ditemui Okezone, di Kantor Pemdes Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/7/2020).

Dewi mengungkapkan, Dinkes Kabupaten Cirebon sudah dua kali melakukan tes swab massal di Kecamatan Plered atau klaster Trusmi.

Tes swab massal pertama dilakukan pada tanggal 24 Juli 2020, dengan memeriksa 22 orang yang telah melakukan kontak erat dengan pasien ke-42. Dari 22 orang ini, 16 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, lanjut Dewi, pada tanggal 26 Juli 2020, Dinkes Kabupaten Cirebon kembali melakukan tes swab massal terhadap 120 warga yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif. Dari hasil uji sampel swab, mereka dinyatakan negatif Covid-19.

"Pertama 22 orang, yang positif 16 orang. Kemudian tes kedua ada 120 orang. Mereka semua negatif. Hari ini tes swab ketiga," ujar Dewi.

Masih kata Dewi, 16 orang yang dinyatakan positif pada tes swab massal pertama, saat ini tengah melakukan isolasi mandiri di rumah sakit. "Kondisi mereka sekarang kami belum tahu, karena mereka masih isolasi mandiri di rumah sakit," ucap Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, daerah Trusmi saat ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Dimana, 16 warga di dareah tersebut tertular virus corona karena melakukan kontak erat dengan pasien positif, yang memiliki riwayat perjalanan dari Kota Semarang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini