Keluyuran Tak Pakai Masker di Sumsel Bakal Didenda Rp500 Ribu

Era Neizma Wedya, iNews · Rabu 29 Juli 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 610 2254144 keluyuran-tak-pakai-masker-di-sumsel-bakal-didenda-rp500-ribu-xoB3lP6xMi.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumsel saat ini tengah merampungkan draf peraturan gubernur (Pergup), terkait kewajiban protokol kesehatan di masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona di 'Bumi Sriwijaya'.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, peraturan terkait penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum akan segera lahir. Termasuk wajib menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan physical distancing.

"Saksinya nanti terendah Rp100 ribu dan maksimal Rp500 ribu. Termasuk jika yang keluyuran tidak memakai masker," kata Herman kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

 virus corona

Menurutnya, draf terkait aturan itu sudah hampir rampung, dan sebelumnya akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Kemendagri untuk selanjutnya dapat efektif diterapkan kepada masyarakat dan berlaku di seluruh wilayah Sumsel.

"Insya Allah awal Agustus 2020, Pergub ini sudah bisa diberlakukan," katanya.

Disampaikan juga oleh Herman, dengan adanya pemberian sanksi maka dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi terutama menggunakan masker.

"Sebab berdasarkan kajian kita meskipun tidak dengan kesadaran paling tidak kena denda," katanya.

Sementara untuk sosialisasi Pergub itu sendiri, kata dia, akan dilakukan melalui media sosial. Sementara untuk pengawasan pelaksanaannya akan diaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) serta instansi terkait lainnya.

"Sosialisasi sekarang Lebih gampang. Maksudnya sososialisasi sambil penerapan, meskipun denda berlaku setelah sosialisasi masif," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini