Dokter Meninggal karena Corona, 197 Warga Blitar Diswab Test

Agregasi Sindonews.com, · Minggu 02 Agustus 2020 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 519 2255813 dokter-meninggal-karena-corona-197-warga-blitar-diswab-test-JTpvJPw5dJ.jpeg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BLITAR - Sebanyak 197 warga Blitar Raya bakal jalani pemeriksaan medis menyusul meninggalnya dokter Sony Putrananda yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari hasil tracing, 197 orang tersebut diketahui pernah berobat ke klinik kesehatan milik dokter Sony.

"Yang berobat pada 14-27 Juli sebelum dokter Sony sakit dan meninggal," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar Muhammad Muchlis, seperti dilansir dari Sindonews.com, Minggu (2/8/2020).

Sebanyak 197 orang yang pernah berkontak erat tersebut terdiri dari 74 warga Kota Blitar dan 123 orang warga Kabupaten Blitar. "Yang warga Kota Blitar perinciannya, dari Kecamatan Sukorejo 40, Kecamatan Sananwetan 12 dan Kecamatan Kepanjen Kidul 22 orang," terang Muchlis.

Dokter Sony meninggal dunia pada 28 Juli di RSUD Syaiful Anwar Malang. Sebelum meninggal, ia sempat menjalani rapid test pada 24 Juli dan hasilnya non reaktif.

Namun hasil swab test dokter Sony di salah satu rumah sakit swasta Malang 28 Juli, terkonfirmasi positif Covid-19. Karena status rumah sakit swasta tersebut bukan kategori rujukan virus corona, saat itu juga pihak rumah sakit merujuk dokter Sony ke RSUD Syaiful Anwar.

Baca Juga : Arus Balik Idul Adha, Jalur Pantura Cirebon Dipadati Kendaraan Roda Dua

Baca Juga : DPRD DKI Kritik Kebijkan Ganjil-Genap di Tengah Pandemi Covid-19

Namun tidak lama dirawat yang bersangkutan meninggal dunia. Selain membuka klinik kesehatan di wilayah Kota Blitar, dokter Sony juga diketahui juga berpraktek di klinik kesehatan wilayah Garum, Kabupaten Blitar.

Begitu dokter Sony dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, penutupan sementara terhadap kedua klinik langsung dilakukan, termasuk disusul tracing. "Kepada yang pernah berkontak erat akan dilakukan pengambilan swab test," kata Muchlis.

Terhadap mereka yang terlacak sebagai pasien dokter Sony, petugas Gugus Tugas sudah berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan kader setempat untuk menghubungi. Hal itu terkait dengan pelaksanaan swab test di masing masing puskesmas.

Sementara untuk mereka yang teridentifikasi sebagai warga Kabupaten Blitar, kata Muchlis pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. "Akan dilakukan swab test di puskesmas masing masing," jelas Muchlis.

Tercatat hingga 2 Agustus 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Blitar mencapai 42 kasus. Perinciannya, 4 meninggal dunia, 35 sembuh dan 3 menjalani isolasi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini