Kebakaran di Rumah Sakit Covid-19 India Tewaskan 8 Pasien

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 06 Agustus 2020 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 18 2257991 kebakaran-di-rumah-sakit-covid-19-india-tewaskan-8-pasien-tbDthpkW7U.jpg Ilustrasi.

AHMEDABAD – Kebakaran yang terjadi di sebuah rumah sakit Covid-19 di Kota Ahmedabad, India telah menewaskan delapan pasien yang dirawat di unit perawatan kritisnya.

Pejabat Senior Pemadam Kebakaran Rajesh Bhatt mengatakan kepada BBC Gujarati bahwa kobaran api telah menyebar setelah perlengkapan PPE anggota staf terbakar karena korsleting. Insiden itu terjadi pada Kamis (6/8/2020) pukul 03:00 waktu setempat.

“Staf mulai berlarian di sekitar unit perawatan kritis dengan panik dan api menyebar sebagai akibatnya,” katanya sebagaimana dilansir BBC.

BACA JUGA: Kebakaran di Rumah Sakit India, Sedikitnya 24 Tewas

Polisi telah menahan satu direktur rumah sakit dan memulai penyelidikan.

Bhatt mengatakan bahwa api telah berhasil dikendalikan setelah sekitar satu jam dan bahwa 40 pasien lainnya di rumah sakit telah dipindahkan ke fasilitas yang berbeda. Dia menambahkan bahwa dia dan timnya harus menjalani karantina karena mereka telah melakukan kontak dekat dengan banyak pasien Covid-19.

Perdana Menteri Narendra Modi, yang lama menjabat sebagai menteri utama Negara Bagian Gujarat, di mana Ahmedabad terletak, menyampaikan ucapan belasungkawa melalui Twitter. Dia menambahkan bahwa "dukungan administratif" akan diberikan kepada keluarga korban.

Sementara itu, anggota keluarga dari beberapa korban menuduh pihak rumah sakit telah menunda panggilan ke pemadam kebakaran dan juga tidak memberi tahu beberapa anggota keluarga tentang kebakaran tersebut.

BACA JUGA: 35 Buruh Tewas dalam Kebakaran Pabrik di India

"Anggota staf rumah sakit tidak memberi kami informasi apa pun. Tidak ada yang berbicara tentang bagaimana kebakaran dimulai dan apa yang terjadi," kata seorang pria, yang tidak mau disebutkan namanya kepada BBC Gujarati.

Polisi diberi waktu tiga hari untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka telah mendaftarkan satu kasus kematian yang tidak disengaja dan menahan satu direktur.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini