Sinyal Internet Payah, Guru di Wonogiri Terpaksa Datangi Siswa

Agregasi Solopos, · Jum'at 07 Agustus 2020 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 65 2258602 sinyal-internet-payah-guru-di-wonogiri-terpaksa-datangi-siswa-zgEZMjU5mr.jpg Guru datangi siswa di Wonogiri. Foto: Istimewa

WONOGIRI – Akibat siswa terkendala sinyal internet, Guru SD Negeri 3 Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, sempat mendatangi anak didiknya agar bisa tetap belajar di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Untuk diketahui, pandemi Covid-19 memaksa siswa mengikuti pelajaran secara online atau dalam jaringan (Daring). Namun karena sinyal atau jaringan internet di sebagian wilayah Sukoharjo, Tirtomoyo, sulit diakses, maka terpaksa guru mendatangi siswanya

Kepala SD 3 Sukoharjo Yudo Tri Kuncoro mengatakan payahnya sinyal internet membuat siswa terkendala jika diberi tugas secara online.

Maka dari itu, para guru berkeputusan mendatangi lingkungan tempat tinggal para siswa untuk melangsungkan proses pembelajaran. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Saat mendatangi murid, guru mencari dusun atau RT yang menjadi tempat tinggal siswa. Kemudian di lingkungan tersebut, guru mengumpulkan anak di tempat tertentu, seperti pos kamling, teras rumah dan lain-lain.

“Anak-anak dikumpulkan berdasarkan jumlah siswa di dusun tersebut yang sekolah di SD 3 Sukoharjo, tidak berdasarkan kelas. Jadi pembelajaran berbasis teman sepermainan” kata Yudo dikutip Solopos.com.

Ia mengatakan, materi pembelajaran difokuskan kepada pendidikan karakter. Pendidikan berbasis karakter harus tetap ditanamkan kepada siswa meski pembelajaran dilakukan dengan suasana berbeda.

Baca Juga: Kuota Internet Mahal, Siswa SD Menumpang Belajar Daring di Pos Polisi

Karakter, menurut Yudo, bisa hilang ketika pembelajaran tatap muka berhenti dan digantikan secara online. Pembelajaran berbasis teman sepermainan, lanjut dia, awalnya diadakan dua kali dalam satu pekan.

Namun, dua pekan belakangan ini pembelajaran dengan sistem guru datangi rumah siswa diberhentikan dahulu karena ada lonjakan kasus Covid-19 di Wonogiri. “Kami tidak akan ambil risiko. Kalau kasus sudah melandai, kami berlakukan kembali,” kata Yudo.

Baca Juga: Sekelompok Siswi Belajar di Hutan demi Sinyal Internet, Binatang Buas Mengancam

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini