Beli Motor via Medsos, 2 Pemuda Ditangkap

Taufik Budi, Okezone · Minggu 09 Agustus 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 512 2259465 beli-motor-via-medsos-2-pemuda-ditangkap-1vmkxUneBw.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

KEBUMEN – Nasib apes menimpa dua pemuda di Banyumas Jawa Tengah, setelah bertransaksi membeli sepeda motor melalui sosial media Facebook. Mereka diduga menjadi penadah sepeda motor curian yang dipasarkan melalui jaringan online.

Keduanya adalah TJ (34) dan TA (26) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Sumpyuh Banyumas Jawa Tengah. Sementara sepeda motor yang baru dibeli adalah Honda Beat milik Kholid Sum'ani (40) warga Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Korban kehilangan sepeda motor kesayangannya di Desa Seboro Kecamatan Sadang Kebumen saat pulang nonton pertunjukan kuda lumping, pada Rabu 15 Juli. Dia pun bergegas mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.

 Penangkapan

Setelah dilakukan penelusuran, polisi mulai menemukan jejak sepeda motor korban yang berada di pasar online. Kemudian, para tersangka ditangkap Unit Reskrim Polsek Sadang pada Senin 20 Juli di Kecamatan Sumpyuh Banyumas.

"Kita masih mendalami kasusnya, siapa pencuri sepeda motor itu masih kita selidiki. Untuk dua tersangka yang kita amankan adalah penadahnya,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kapolsek Sadang Iptu Sugeng Riyadi.

“Korban laporan jika sepeda motornya yang hilang dijual tersangka melalui Facebook," tambahnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku membeli sepeda motor tersebut untuk selanjutnya dijual agar memperoleh keuntungan. Pengakuan tersangka TJ, awalnya sepeda motor dibeli dari seseorang melalui Facebook dengan harga Rp4.700.000 selanjutnya dijual kepada tersangka TC seharga Rp5.050.000, sehingga memperoleh keuntungan Rp 350.000.

Setelah diterima oleh TC, sepeda motor korban diposting melalui Facebook ditawarkan dengan harga Rp5.500.000. Namun sebelum ada yang membeli, tersangka keburu ditangkap polisi.

"Para tersangka tahu, jika yang dibelinya adalah sepeda motor curian. Sehingga kita yakin mereka adalah penadah," imbuh AKBP Rudy.

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka TJ adalah residivis kasus yang sama (penadahan barang curian) pada tahun 2013 di wilayah Kabupaten Cilacap. Para tersangka dijerat Pasal 480 KUH Pidana tentang penadahan barang curian dengan ancaman hukuman paling lama lama 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini