Aksi Kriminal Pedagang Sayur, Nyambi Jadi "Intelijen" Kampung untuk Curi Motor

Taufik Budi, Okezone · Senin 10 Agustus 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 512 2259796 aksi-kriminal-pedagang-sayur-nyambi-jadi-intelijen-kampung-untuk-curi-motor-9lwZfrhmy8.jpg

KEBUMEN - Pedagang sayuran keliling ini sungguh terlalu. Dia ke masjid bukan untuk beribadah melainkan hanya untuk parkir kendaraannya dan menaruh keranjang sayuran. Selanjutnya berniat nyolong sepeda motor.

Pelaku adalah AM (25), warga Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Dia bukan hanya berjualan sayur keliling tetapi juga sekaligus merangkap sebagai sosok “intelijen” bagi dirinya sendiri.

Sambil berkeliling kampung menjajakan sayuran, dia mengamati kebiasaan warga Desa Kejawang Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Perannya sebagai pedagang sayuran dan “intelijen” ini berjalan mulus karena tak ada warga yang curiga.

Merasa telah memegang kendali peta wilayah, dia mulai menyusun rencana untuk beraksi. Pada Senin 3 Agustus dinihari di sebuah gudang kayu desa setempat, pelaku menentukan sasaran. Dia melihat sepeda motor Honda Supra X 125 milik Suratmin (41), yang juga merupakan warga desa tersebut.

Pelaku yang bersiap jualan sambil membawa keranjang sayuran mengamati lingkungan sekitar. Dia segera menuju masjid tak jauh dari gudang kayu. Sekali lagi, bukan untuk persiapan Salat Subuh. Melainkan memarkirkan kendaraan berikut keranjang sayurannya.

Selanjutnya, dia berjalan kaki menuju gudang kayu dan mengeksekusi pencurian sepeda motor. Ternyata sepeda motor itu tak dikunci stang, sehingga semakin mempercepat gerakannya untuk segera kabur dari lokasi.

Namun apes. Ternyata pelaku kebingungan ketika hendak menyalakan mesin motor untuk dikendarai. Mata kunci palsu yang disiapkan dari rumah, juga tak mampu menghidupkan mesin. Agak panik sekaligus kepalang basah, dia nekat menuntun sepeda motor itu dengan berjalan agak cepat.

Tak disangka, di ujung jalan terlihat Suratmin yang awalnya hendak memberikan pertolongan karena melihat orang menuntun sepeda motor. Setelah dicek, Suratmin menyadari sepeda motor yang dituntun pelaku merupakan miliknya.

"Kebetulan saat kejadian, korban pulang ronda. Di tengah jalan berpapasan dengan tersangka,”kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Senin (10/8/2020).

“Korban yang curiga selanjutnya mengecek sepeda motor yang sedang dituntun oleh tersangka. Ternyata motor itu milik korban," imbuh dia.

Aksi pencurian sepeda motor di pagi buta itu pun berujung pada laporan ke pihak berwajib. Pelaku digelandang polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat Pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

“Masyarakat agar hati-hati dan waspada saat memarkirkan sepeda motor, jika perlu dikunci ganda dan diparkir di tempat yang aman serta mudah diawasi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini