Kasus Demam Berdarah di Gunungkidul Capai 916 Warga

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 12 Agustus 2020 04:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 510 2260728 kasus-demam-berdarah-di-gunungkidul-capai-916-warga-bkwWlkt04t.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

GUNUNGKIDUL - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Gunungkidul menjadi perhatian serius. Hingga awal Agustus, tercatat 916 warga yang dilaporkan terserang DBD.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro mengatakan, puncak kasus DBD terjadi di Bulan Februari hingga Maret. Di bulan tersebut tercatat 265 kasus dilaporkan ke Dinkes. Kemudian bulan berikutnya tercatat 131 kasus.

"Sisanya bulan Mei hingga Juli. Kalau bukan ini belum ada rekap data," terangnya kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).

 dbd

Dijelaskannya, ada empat kapanewon yang dinyatakan pandemi. Empat kapanewon tersebut adalah Karangmojo, Ponjong, Wonosari dan Patuk.

"Tahun lalu ada catatan warga meninggal dunia akibat DBD. Catatan kami ada empat kasus meninggal dunia. Semua di wilayah tersebut," ulasnya.

Dia berharap, masyarakat melakukan pencegahan secara dini DBD. Untuk itu masyarakat harus menerapkan progran Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

"Dengan begitu diharapkan temuan DBD dapat semakin ditekan, " pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini