Bawa Kabur Rp323 Juta, Makelar Mobil Sembunyi di Terminal

Taufik Budi, Okezone · Senin 24 Agustus 2020 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 512 2266740 bawa-kabur-rp323-juta-makelar-mobil-sembunyi-di-terminal-cQ4ZMzI2sE.jpg Makelar mobil ditangkap polisi lantaran bawa kabur Rp323 juta (Foto : Polres Banyumas)

BANYUMAS – Seorang makelar mobil di Banyumas Jawa Tengah ditangkap polisi karena diduga membawa kabur uang konsumen hingga ratusan juta rupiah. Pelaku sempat bersembunyi di Terminal Purbalingga setelah menerima uang dari korban.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry, mengatakan, pelaku KRS (35) diamankan di Terminal Purbalingga. Pelaku diduga menggelapkan uang Rp323 juta yang mestinya sebagai pembayaran mobil, justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kejadian bermula saat korban meminta tolong kepada pelaku untuk mencarikan mobil mewah jenis Toyota Fortuner VRZ. Keesokan harinya, pelaku mencari mobil sesuai pesanan di wilayah Jakarta dan menyampaikan kabar kepada korban melalui sambungan telefon.

“Setelah mendapatkan mobil tersebut dan dilakukan pengecekan bodi maupun mesin mobil oleh pelaku, lalu pelaku menyampaikan kondisi mobil bagus atau sesuai (kepada korban),” terangnya, Senin (24/8/2020).

Korban lantas mentransfer uang sebagai pembayaran di depan (uang muka) untuk diserahkan kepada penjual mobil. Keesokan harinya, korban kembali mentransfer uang untuk pelunasan pembayaran mobil tersebut kepada pelaku.

Baca Juga : Bengkulu Diguncang Gempa Susulan yang Ke-25, Kekuatannya M 5,2

Baca Juga : Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Positif Covid-19

“Pelaku menyampaikan bahwa uang tersebut akan dibayarkan langsung serta mobil akan dibawa menuju Purwokerto pada Rabu 12 Agustus,” lugas dia.

"Namun saat hari yang dijanjikan pelaku untuk membawa mobil menuju Purwokerto, pelaku sempat menyampaikan ketiduran di rest area tol Brexit dan akan segera sampai Purwokerto, akan tetapi setelah itu nomor ponsel pelaku tidak lagi bisa dihubungi," tambahnya.

Korban mulai curiga dengan perilaku KRS, dan mencari informasi tentang mobil tersebut. Setelah berkomunikasi dengan penjual mobil, ternyata mobil belum dibayar dan baru menerima uang muka sebesar Rp1 juta.

“Saat ini pelaku kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut beserta barang bukti berupa slip pemindahan dana antarrekening BCA tertanggal 11 Agustus 2020 sebesar Rp250 juta, perihal pelunasan Toyota Fortuner, satu bendel cetak rekening koran nomor rekening BCA atas nama Yuliani, satu buah handphone merek Samsung type A10s warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp6,5 juta,” tutur dia.

Pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini