Ketahuan Mata-Matai Warga Sendiri, Kepala Badan Intelijen Denmark Dicopot

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 25 Agustus 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 18 2267118 ketahuan-mata-matai-warga-sendiri-kepala-badan-intelijen-denmark-dicopot-j4mUieQPWl.jpg Foto: Pexels.

KOPENHAGEN - Kepala intelijen militer Denmark telah diskors setelah terungkap bahwa badan tersebut telah melanggar hukum dan menyesatkan badan pengawas intelijen.

Lars Findsen telah dibebaskan dari tugas "untuk sementara waktu" dan dua karyawan lainnya juga telah diskors setelah Badan Intelijen Pertahanan Denmark diklaim telah memata-matai warga Denmark selama enam tahun terakhir.

Investigasi terhadap badan itu telah diluncurkan setelah pelapor menyerahkan informasi terkait pelanggaran tersebut.

BACA JUGA: Dituduh Mata-Mata Arab Saudi, 3 Warga Iran Ditangkap di Denmark

Media lokal melaporkan, Badan Intelijen Pertahanan dituduh gagal menyelidiki tuduhan spionase di angkatan bersenjata. Badan itu juga telah dituduh mendapatkan dan menyebarkan informasi tentang warga negara Denmark.

Tidak jelas apakah anggota masyarakat akan diberi tahu apakah mereka menjadi sasaran dan informasi apa yang telah disebarkan.

Badan intelijen itu dituduh menyembunyikan pelanggarannya dan gagal memberi tahu pengawas yang memantau badan intelijen Denmark.

Menteri Pertahanan Trine Bramsen mengatakan penyelidikan akan dilakukan terhadap kasus tersebut. Dalam pernyataan di situs kementerian, dia mengatakan masalah itu akan diperiksa dengan "sangat serius".

"Penting bagi saya untuk menekankan bahwa perang melawan ancaman terhadap Denmark tidak boleh berhenti selama penyelidikan dilakukan," katanya sebagaimana dilansir BBC.

Dia juga berencana untuk membuat sebuah hotline bagi para whistleblower terkait kasus ini.

BACA JUGA: Ganti Bendera China dengan Partikel Virus Korona, Koran di Denmark: Bukan untuk Mengejek

Kasper Wester dari situs berita Denmark OLFI mengatakan kepada BBC bahwa Findsen berperan aktif dalam menyembunyikan informasi atau bahkan dengan sengaja memberikan informasi yang salah kepada badan pengawas.

"Fakta bahwa kepala Badan Intelijen Militer Denmark adalah partisipan yang bersedia menghindari badan yang ditugaskan untuk meminta pertanggungjawaban badan intelijennya sendiri secara hukum sangat mengejutkan dan harus sangat memprihatinkan menteri," kata Wester.

Investigasi akan bertujuan untuk mencari tahu bagaimana ini bisa terjadi dan berapa lama itu berlangsung, kata Wester.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini