Viral Anak Pedagang Cireng Bergelar Master Sukses Mewakili Indonesia di Konferensi Internasional

Wahyu Endro, iNews · Selasa 25 Agustus 2020 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 512 2266988 kisah-anak-pedagang-cireng-bergelar-master-hingga-mewakili-indonesia-di-konferensi-jepang-J40w5lmysx.jpg Hudha Abdul Rohman, pedagang Cireng peraih gelar master Unpad (foto: iNews)

SOLO - Prestasi seorang anak penjual cireng asal Solo, Jawa Tengah, layak menjadi inspirasi. Di tengah keterbatasan ekonomi orang tua, anak ini berhasil menyelesaikan studi S1 dan S2 lewat beasiswa. Cita-citanya saat ini adalah membesarkan usaha sang ayah berjualan cireng khas Solo.

Sosok anak berprestasi itu adalah Hudha Abdul Rohman (28) anak dari pasangan Bambang Supriyadi (57) dan almarhumah Sumarni (52).

Hudha yang kini beranjak dewasa bisa menjadi inspirasi bagi banyak anak-anak muda lainnya, pasalnya ditengah keterbatasan ekonomi orang tua, dirinya mampu menunjukan prestasi luar biasa. Saat ini, mereka tinggal di rumah sederhana di kampung Mojo, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.

cireng2

Anak pertama dari empat bersaudara ini berhasil menyelesaikan pendidikan s1 dan s2 tanpa merepotkan orangtua, Hudha mendapatkan beasiswa sampai lulus. Tidak hanya itu, anak dari penjual cireng ini juga pernah menjadi salah satu wakil indonesia dalam Konferensi Internasional di Kyoto, Jepang.

“Awalmya saya bertanya, apakah bisa anak seorang penjual cireng bisa duduk di bangku kuliah. Alhamdulillah berkat beasiswa dari pemerintah saya bisa kuliah S1 di Universitas Airlangga Surabaya dan S2 di Universitas Padjajaran Bandung, semuanya bebas biaya,” kata Hudha.

Setelah lulus program masternya pada mei 2018, sejumlah tawaran pekerjaan didapatkan. Namun saat ini, bersama adik bungsunya umi inayah (20), Hudha memilih untuk berwiraswasta mengenalkan usaha sang ayah, berjualan cireng khas Solo.

Menurut Hudha, dahulu banyak yang menyangsikan dirinya dalam menempuh pendidikan, karena hanya seorang anak penjual cireng. Namun dengan ketekunan dan kerja keras, dirinya berhasil membuktikan kepada semua orang bahwa siapa saja dapat mengejar pendidikan sampai jenjang tinggi.

cireng3

“Saya ingin membuktikan bahwa meski dari keluarga yang kurang mampu, miskin tetapi kita bisa sekolah tinggi,” tuturnya.

Sementara, sang ayah, Bambang Supriyadi yang mengaku sudah belasan tahun berdagang cireng mengaku bersyukur dan bangga dengan prestasi anak lakinya itu. Meskipun tidak ada angan-angan bisa menyekolakan anak hingga perguruan tinggi. Namun, ia melihat bakat dan kecerdasan Hudha sudah terlihat sedari kecil.

Selain berjualan cireng lewat offline dan online, saat ini Hudha juga menjadi seorang pengajar di sekolah dasar di Solo. Aktivitas berjualan dilakukan setelah mengajar di sekolah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini