Bendung Sokawati Mengering, Ribuan Hektare Lahan Sawah Kekeringan

Suryono Sukarno, iNews · Selasa 25 Agustus 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 512 2267167 bendung-sokawati-mengering-ribuan-hektare-lahan-sawah-kekeringan-jnElTpqt1Z.jpg Bendung Sukowati yang dilanda kekeringan (foto: iNews/Suryono)

PEMALANG - Bendung Sokawati di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah mengering. Debit air turun hingga 50% atau setengahnya saja. Dampaknya ribuan hektar lahan persawahan tak bisa dialiri air dari bendung terbesar di Pemalang ini.

Aliran sungai yang biasanya melimpah atau naik di atas bendung, kini tidak ada aliran sama sekali. Kondisi kolam bendungan juga sudah sangat minim air dan tinggal sisa-sia air yang mengalir ke saluran.

Bendungan ini menjadi penyangga utama untuk mengairi lahan persawahan di Pemalang, sekitar 9.000 hektar. Namun karena kondisinya sudah mengering, aliran air hanya bisa mengairi sekitar bendungan saja atau hanya 50 persen dari kapasitas.

"Bendung Sokawati ini hanya 50 persen dari kapasitas atau sekitar 5, 6 kubik per detik. Pada saat normal/debit air mencapai 10 sampai 12 meter kubik per detik namun saat ini namun saat ini tinggal setengahnya saja," jelas Staf Operasional Bendung Sokawati, Budi Heriyanto, Selasa (25/8/2020).

Kondisi ini terus menurun karena aliran air dari atas sudah tidak ada lagi, sebagai dampak kemarau berkepanjangan. Aliran air yang tidak bisa mengairi sawah membuat lahan pertanian padi tak bisa tumbuh.

 Benungan

"Sekitar 5.000 hektar lahan sawah padi tak ada air irigasi dari bendungan ini. Namun saat ini baru saja panen sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap panen raya," jelasnya.

Dari pantauan dilapangan, sebagian lahan dibiarkan mengering. Bahkan puluhan hektar lahan padi mengering dan gagal panen karena air sudah tidak ada lagi.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini