Wujudkan Kebijakan Kampus Merdeka, Presiden Jokowi Ingin Mahasiswa Magang 1 Semester

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 26 Agustus 2020 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 65 2267666 wujudkan-kebijakan-kampus-merdeka-presiden-jokowi-ingin-mahasiswa-magang-1-semester-iNmz45sxgt.jpg Presiden Joko Widodo (foto: Biro Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin kampus memberikan akses mahasiswa untuk magang setidaknya selama satu semester. Menurut dia hal ini merupakan inti dari konsep 'Merdeka Belajar' atau 'Kampus Merdeka.'

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara 'Peresmian Gedung Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro' secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

"Selain penyediaan infrastruktur dalam kampus, yang juga sangat penting adalah akses mahasiswa untuk magang. Akses mahasiswa untuk belajar sambil bekerja dalam industri. Tapi bukan hanya 1-2 Minggu. Minimal setidaknya 1 semester. Itulah inti kebijakan merdeka belajar, kampus merdeka," jelas Jokowi.

Dengan terbukanya akses magang, mahasiswa dapat menimba ilmu dan mengaplikasikannya langsung sesuai kebutuhan yang diperlukan masyarakat atau industri.

"Bahwa mahasiswa diberi akses dan didukung untuk belajar kepada siapa saja dan di mana saja yang bisa berikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, yang dibutuhkan masyarakat dan industri," imbuhnya.

 Presiden Jokowi

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan bahwa bonus demografi yang terjadi di Indonesia harus diikuti dengan penyediaan peluang kerja sebanyak-banyaknya. Bonus demografi adalah kondisi di mana angkatan usia produktif mendominasi proporsi jumlah penduduk.

"Di saat puncak bonus demografi sekarang di mana usia kerja mendominasi proporsi penduduk Indonesia, artinya kita harus sediakan peluang kerja sebanyak-banyaknya. Kita harus meningkatkan kapasitas SDM kita agar lebih produktif dan kompetitif, dan pendidikan vokasi tempati posisi penting dalam strategi pengembangan SDM kita," kata Jokowi.

Lembaga pendidikan tinggi, lanjut dia, menempati posisi sentral dalam hal ini. Perguruan tinggi memiliki ekosistem pembelajaran yang baik. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan potensial untuk mengembangan inovasi.

"Tetapi kita harus akui, di luar pendidikan tinggi ada industri yang langsung bekerja di lapangan. Yang praktik langsung di lapangan. Ada ekosistem kewirausahaan, ada research and development dan ini merupakan pembelajaran yang baik bagi generasi muda kita. Apalagi dalam pendidikan vokasional," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini