BOGOR - Kota Bogor ditetapkan sebagai zona merah oleh Satgas Covid-19 pusat dengan jumlah kasus positif 540 orang.
Berubahnya status dari zona orange (berisiko sedang) ke merah (berisiko tinggi), dikarenakan dalam dua pekan terakhir angka penularan kasus positifnya rata-rata dalam sehari lebih dari 11 orang.
Angka tersebut berdasarkan data dari Juru Bicara Covid-19 Kota Bogor dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno yang dipublikasi di laman resmi Covid19.kotabogor.go.id dan akun media sosial Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bogor, Selasa (28/08/2020).
Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor sebagai penyumbang kasus positif terbanyak dengan jumlah 63 orang. Disusul Kecamatan Tanah Sareal dengan jumlah kasus konfirmasi positif yang masih sakitnya sebanyak 42 orang.
"Kemudian kecamatan Bogor Utara sebanyak 37 orang. Bogor Timur 14 orang, Bogor Tengah 18 orang, dan Bogor Selatan 19 orang," paparnya.
Jika dilihat dari grafiknya, kurva kasus positif hampir sebulan ini trendnya menanjak dengan total 540 orang terdiri dari meninggal 29 orang, selesai isolasi atau sembuh 318 orang, masih sakit 193 orang.
"Kemudian kasus probable total 55 orang dengan rincian masih sakit 2 orang, selesai sembuh 3 orang dan meninggal 50 orang," kata dia.
Ia juga menyebutkan, untuk kasus suspek (orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan) bertambah dengan total kasus 2.414 orang, meninggal 37 orang, discarded atau selesai 2.300 orang dan masih sakit 77 orang.
"Kemudian untuk kategori kasus kontak erat total berjumlah 1.308 orang, discarded 1.119 orang, masih di karantina 189 orang," katanya.(haryudi)
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.