Puluhan Orang Geruduk RS, Tolak Keluarganya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Indra Siregar, iNews · Jum'at 28 Agustus 2020 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 608 2268750 puluhan-orang-geruduk-rs-tolak-keluarganya-dimakamkan-dengan-protokol-covid-19-Yle01v1zUi.JPG Puluhan orang geruduk RSUD Padangsidempuan (Foto: iNews/Indra)

PADANGSIDEMPUAN - Tidak terima keluarganya dinyatakan reaktif Covid-19 oleh pihak rumah sakit, puluhan keluarga pasien yang meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Mereka menolak prosesi pemakaman yang akan dilakukan sesuai protokol kesehatan. Puluhan keluarga pasien atas nama Ali Nasrun Matondang (64), warga Jalan Profesor Muhammad Yamin, Kota Padangsidimpuan yang dinyatakakan pihak rumah sakit reaktif Covid 19 melayangkan protes kepada pihak RSUD Padangsidimpuan.

Sebelum meninggal dunia, pasien sempat dibawa keluarga ke Rumah Sakit Umum Metta Medika Kota Padangsidempuan, namun di tolak oleh pihak rumah sakit. Alhasil, pihak keluarga langsung membawa pasien ke RSUD Kota Padangsidempuan, dan sempat di rawat di ruangan isolasi pada rabu sore.

Setelah mendapat perawatan kurang dari 24 jam, pasien meninggal dunia. Oleh pihak rumah sakit, pasien dinyatakan reaktif Covid-19.

Anak pasien, Irma Suryani mengatakan, hasil swab pasien belum ada dari pihak rumah sakit, dan pasien sebelumnya hanya mengalami sakit jantung hingga menyebabkan sesak nafas. Bahkan menurut Irma, pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke luar kota.

"Bapak ku datang malam, pagi langsung meninggal, datang dari mana itu Covid? Ku tanya abang, datang darimana itu Covid?," jelas Irma sambil meluapkan kekesalannya.

Setelah beberapa jam melakukan mediasi, akhirnya pihak rumah sakit menyerahkan jenazah ke pihak keluarga setelah menanda tangani surat pernyataan.

Sedangkan Direktur RSUD Padangsidempuan tal terlihat saat didatangi wartawan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini