Curi Mobil untuk Modal Kawin, Pria Ini Dihadiahi Timah Panas di Hari Pernikahan

Kuntadi, Koran SI · Senin 31 Agustus 2020 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 510 2270323 curi-mobil-untuk-modal-kawin-pria-ini-dihadiahi-timah-panas-di-hari-pernikahan-KouxjLvO0Y.jpg Foto: iNews

YOGYAKARTA – Sepasang kekasih warga Malang, Jawa Timur, BF (35) dan LK (27) batal menikah di depan penghulu setelah pengantin prianya kabur. Pasalknya, sepasang kekasih ini terlibat kasus pencurian mobil, untuk modal pesta pernikahan di Yogyakarta.

Aksi pencurian mobil Daihatsu Xenia dengan Nopol AB 1677 WI, milik Erwana Endrawan warga Umbulharjo ini terjadi pada Jumat (14/8/2020) lalu. Pelaku BF mendatangi lokasi dengan mengendarai sepeda motor matic dan memarkir di dekat lokasi kejadian.

Pelaku kemudian masuk ke rumah korban setelah memastikan kondisi rumah kosong. Pelaku mengambil kunci mobil berikut BPKP dan STNK yang ada di dalam lemari. Mobil ini kemudian dilarikan ke rumah kontrakan pelaku di Bantul.

“Awalnya pelaku masuk untuk mencari barang berharga di rumah korban. Karena tidak ketemu dia membawa mobil lengkap dengan BPKB-nya,” kata Kapolsek Umbulharjo, Kompol A Setyo Budiantoro, Senin (31/8/2020).

Tersangka kemudian kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil sepeda motornya dengan menggunakan ojek online. Selanjutnya pelaku kabur ke Sukoharjo untuk menjual mobil ini. Karena tidak laku, mobil ini digadaikan di Malang seharga Rp30 juta.

Korban yang kehilangan mobilnya, kemudian melaporkan ke Polsek Umbulharjo. Dari rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan dan memburu kedua pelaku di Malang. “Tiga hari di Malang kita mendapatkan informasi pelaku ada di Blitar dan kita susul,” ujarnya.

Saat itulah, kedua pelaku hendak melangsungkan pernikahan. Pesta pernikahan sudah siap, termasuk penghulu sudah datang. Diduga informasi sudah bocor, pelaku kabur di tengah jalan.

“Pelaku ini memisahkan dengan rombongan dan berdalih akan menggunakan motor agar cepat sampai lokasi hajatan,” ujarnya.

Petugas berhasil menangkap pelaku, ketika hendak mengambil barang miliknya yang ada di rumah kontrakan di Bantul. Lantaran berusaha kabur, petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kakinya. “Pengakuannya uang itu sudah habis untuk persiapan pesta pernikahan,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka BF akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Sedangkan LK dijerat dengan pasal 480 turut serta dalam perbuatan jahat dengan ancaman maksimal empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini