Buron 6 Bulan, Pelaku Pembacokan Ditangkap saat Pulang ke Rumah Orangtua

Kuntadi, Koran SI · Rabu 02 September 2020 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 510 2271137 buron-6-bulan-pelaku-pembacokan-ditangkap-saat-pulang-ke-rumah-orangtua-ZtM7MGECeo.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

KULONPROGO – Sempat menjadi buronan polisi selama enam bulan, CAK (27) warga Klitren, Yogyakarta akhirnya dibekuk petugas Reskrim Polres Kulonprogo. CAK terlibat kasus penganiayaan dan pembacokan yang mengakibatkan dua warga Nanggulan, Kulonprogo terluka.

“Kita amankan dia di rumahnya, setelah sempat menjadi buronan,” kata Kasatreskrim Polres Kulonprogo, AKP Munarso di Mapolres Kulonprogo, Selasa (1/9/2020).

Kasus penganiayaan ini dilakukan oleh CAK pada bulan Februari silam. Saat itu CAK bersama dengan dua temannya yang sudah ditangkap lebih dulu, yakni SY alias Santang (37) warga Minggir, Sleman dan ABE (26) warga Godean Sleman. Mereka bertiga secara acak menganiaya warga Nanggulan, untuk melampiaskan dendam Santang kepada salah seorang warga.

Akibatnya ada dua warga yang mengalami luka memar dan luka sayatan karena bacokan pedang dan pukulan popor senjata api. Kasus ini kemudian dilaporkan polisi yang selanjutnya berhasil membekuk dua orang pelaku.

Sementara CAK sempat kabur ke Solo setelah dikejar-kejar polisi. CAK akhirnya merasa hidupnya tidak nyaman dan menghubungi keluarganya. Saat tiba di rumah, polisi yang sudah mengawasi langsung menangkap pelaku.

“Total kasus ini ada tiga. Santang masih menjalani proses di Sleman, sedangkan temannya yang lain sudah proses persidangan,” katanya.

CAK yang diamankan polisi mengaku, hanya ikut mencari pelaku yang menganiaya anak buah Santang. Lantaran tidak ketemu, mereka melampiaskan dendam dengan membacok orang yang ditemui di jalan.

“Setelah kasus itu saya kabur jadi buruh di Solo,” katanya.

CAK mengaku baru sekali ini melakukan aksi kriminal. Hal itu dilakukan hanya karena ikut-ikutan dengan dua temannya yang lain.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP juncto 351 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini