Nomor Handphone Bupati Karanganyar Dibajak, Pelaku Minta Sejumlah Uang

Bramantyo, Okezone · Selasa 01 September 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 512 2271124 nomor-handphone-bupati-karanganyar-dibajak-pelaku-minta-sejumlah-uang-dW0FUVqrEf.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

KARANGANYAR - Nomor pribadi Bupati Karanganyar, Juliyatmono dibajak orang tak dikenal untuk meminjam sejumlah uang dengan nominal Rp3 juta hingga Rp6 juta.

Modusnya, korban dengan menggunakan nomor dan profil Bupati Karanganyar meminta sejumlah uang kepada nomor dikontak secara acak.

Dalam sejumlah percakapan di WhatApp tersebut, pelaku meminta (meminjam) sejumlah uang salah satunya dengan alasan membayar kartu kredit senilai Rp3 juta. Selain itu juga ada yang meminjam uang senilai Rp5 juta, karena alasan kepentingan mendadak dan akan segera diganti. Bahkan pelaku juga mencantumkan nomer rekening untuk segera ditransfer.

Mengetahui nomer pribadinya disalahgunakan orang tak dikenal, Bupati Juliyamono langsung memasang pengumuman di salah satu akun resmi miliknya.

Dalam unggahannya tersebut, Bupati Juliyatmono sampaikan agar masyarakat berhati-hati jika ada nomor miliknya yang meminta sejumlah uang. Dan mengabaikan pesan tersebut.

"Diberitahukan kepada semua masyarakat Kabupaten Karanganyar. Bilamana ada yang mengatasnamakan nomer hp saya. Diharapkan tidak usah dihiraukan. Karena HP pribadi saya sedang dibajak orang yang tidak dikenal, Terimakasih. Salam. Juliyatmono," begitu pesan Juliyatmono dalam salah satu medsos pribadinya, Selasa (1/9/2020).

Istri Bupati Karanganyar Siti Khomsiah membenarkan, bila nomor handphone suaminya telah dibajak oleh orang tak bertanggungjawab.

"Iya benar, nomer handphone bapak dibajak oleh orang lain,"papar Siti Khomsiah saat dikonfirmasi Okezone.

Siti Khomsiah yang juga anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, dirinya baru mengetahui bila handphone suaminya itu telah dibajak saat diberitahu oleh Juliyatmono langsung.

Begitu diberitahu bila nomer handphone suaminya telah dibajak, Siti Khomsiah pun langsung mengumumkan melalui status WhatsApp.

"Begitu saya umumkan di status WhatsApp saya, banyak sekali yang menghubungi saya, kalau nomor bapak yang telah dibajak, mengirimkan pesan meminta sejumlah uang," terang Siti Khomsiah.

Bahkan ada yang sudah mengirimkan uang ke nomer rekening yang dicantumkan di percakapan WhatsApp. Dari bukti transfer nomer rekening itulah, ungkap Siti Khomsiah, pembajak yang meminta sejumlah uang terlacak.

"Begitu saya dapat screenshot bukti pengiriman uang, saya langsung menghubungi pihak bank. Dan berkat bantuan pihak bank nama pemilik rekening dan alamat pengirim terdeteksi di daerah Surabaya," ujarnya.

Siti Khomsiah, atas bantuan pihak bank, uang yang sudah terlanjur dikirim ke rekening pembajak, sudah ditarik kembali dari rekening tersebut. Dan nomor rekening pembajak nomer handphone Bupati Karanganyar pun telah diblokir oleh pihak bank.

Siti Khomsiah meminta pada semua pihak yang menerima pesan WhatsApp mengatasnamakan nama suaminya, untuk mengabaikannya. Saat ini kasus pembajakan sudah ditangani Polres Karanganyar.

"Mohon diabaikan saja kalau ada pihak yang mengirimkan pesan meminta sejumlah uang pakai nomor yang biasa dipakai Bupati Karanganyar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini