Heboh Kelahiran Bayi Perempuan, Namun Setelah Meninggal Dunia Ternyata Laki-Laki

Mukhtar Bagus, iNews · Selasa 01 September 2020 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 519 2270730 heboh-kelahiran-bayi-perempuan-namun-setelah-meninggal-dunia-ternyata-laki-laki-SBzTOWw6TA.jpg Foto bayi laki-laki meninggal dunia ditunjukkan oleh keluarga. Awalnya bayi itu disebutkan oleh pihak RSUD Nganjuk sebagai bayi perempuan. Foto: Mukhtar Bagus.

NGANJUK – Warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, dihebohkan oleh kabar meninggalnya seorang bayi yang awalnya disebutkan perempuan namun ternyata laki-laki.

Keluarga sang bayi langsung menggandeng pengacara untuk meminta pertanggungjawaban pihak RSUD Nganjuk yang diduga melakukan kelalaian dalam kasus ini.

Untuk diketahui bayi itu merupakan anak dari pasangan Feri Sujarwo dengan Arum Rosalina. Keduanya mendapat pemberitahuan dari RSUD Nganjuk bahwa bayi yang dilahirkan Arum pada 18 Agustus 2020 berjenis kelamin perempuan.

Namun karena saat lahir kondisi bayi masih belum cukup umur, petugas medis di RSUD Nganjuk langsung memasukkan bayi ke dalam inkubator. Sementara ibunya langsung diperbolehkan pulang keesokan harinya.

Pada 19 Agustus 2020, berbekal surat keterangan lahir yang telah diberikan pihak rumah sakit, sang ayah yakni Feri Sujarwo langsung mengurus akta kelahiran dan mendaftarkan putri barunya ke dalam kartu keluarga (KK). Sang putri diberi nama Ayra Shirly Alnaira.

Pada 26 Agustus 2020, akta kelahiran sang bayi sudah jadi. Kemudian 27 Agustus 2020 kondisi bayi yang dirawat di RSUD Nganjuk, kritis.

Baca Juga: Viral Bayi Meninggal Diduga karena Salah Obat, Ini Klarifikasi Dinkes 

Karena kondisinya terus memburuk, pada 29 Agustus pihak keluarga mendapat kabar dari rumah sakit bahwa sang bayi telah meninggal dunia.

Setelah dari ruang jenazah, Feri Sujarwo langsung membawa bayinya pulang ke rumah untuk dimakamkan.

Namun saat akan dimandikan, pihak keluarga terkejut karena bayi yang akan dimandikan tersebut berjenis kelamin laki-laki, bukan perempuan seperti surat keterangan yang telah diterbitkan pihak RSUD nganjuk selama ini. Atas kasus ini, pihak keluarga langsung menanyakan ke pihak rsud nganjuk.

Baca Juga: Viral Bayi Meninggal Diduga Salah Obat, Dinkes Bojonegoro: Kami Minta Maaf 

Oleh pihak RSUD, jenazah bayi ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan tes DNA.

Sambil menunggu hasil tes DNA yang hingga kini masih belum keluar, pihak keluarga Feri kemudian memutuskan memakamkan jenazah bayi laki-laki ini dan namanya diganti Ali.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pihak RSUD Nganjuk mengaku telah melakukan audit investigasi internal. Namun Humas RSUD Nganjuk Eko Santoso mengatakan proses audit hingga kini masih berjalan dan nanti akan ditentukan langkah-langkah lebih lanjut.

“RSUD melakukan audit investigasi internal yang dilakukan Tim etik rumah sakit. Prosesnya sedang berjalan, kita tunggu itu,” ujarnya pada Selasa (1/9/2020).

Sementara pihak keluarga bayi kini juga telah menggandeng pengacara untuk meminta kejelasan mengenai nasib dan status bayi mereka.

“Yang jelas kami dirugikan baik secara matril maupun imateril. Secara materil nanti kami hitung. Secara materil kami merasa was-was merasa resah telah kehilangan seorang anak yang dicintai,” ujar pengaca Prayogo selaku pengacara keluarga bayi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini