Lewati Brasil, India Jadi Negara dengan Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 07 September 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 18 2273917 lewati-brasil-india-jadi-negara-dengan-jumlah-kasus-covid-19-tertinggi-kedua-pxqwjL3L2f.jpg Foto: Okezone.

NEW DELHI - India telah mencatat lebih dari 90.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, melewati Brasil sebagai negara dengan jumlah infeksi tertinggi di dunia. Negara itu mencatat 4.204.613 kasus positif Covid-19 dengan 71. 642 kematian..

Lonjakan infeksi yang dilaporkan sebagian besar berasal dari lima negara bagian.

Kenaikan itu terjadi karena pemerintah terus mencabut pembatasan untuk mencoba meningkatkan ekonomi yang kehilangan jutaan pekerjaan ketika virus melanda pada Maret, demikian diwartakan BBC.

BACA JUGA: India Jadi Negara Ketiga yang Miliki 2 Juta Kasus Covid-19

Selama tujuh hari terakhir beban kasus India telah melesat tinggi, menambahkan lebih dari 75.000 infeksi virus corona per hari. Lebih dari 60% kasus aktif berasal dari Negara Bagian Andhra Pradesh, Tamil Nadu, Karnataka, Maharashtra dan Uttar Pradesh.

Kasus juga mulai melonjak di Ibu Kota Delhi, dengan lebih dari 3.200 infeksi tercatat pada Minggu (6/9/2020), tertinggi di kota itu dalam lebih dari dua bulan.

Meningkatnya Covid-19 di banyak daerah pedesaan juga menyebabkan peningkatan jumlah kasus.

Virus itu telah menyerang suku terpencil di pulau Andaman India, dengan 10 anggota dari Andaman Besar dinyatakan positif selama sebulan terakhir.

BACA JUGA: India Pecahkan Rekor Peningkatan Kasus Covid-19, Catat 78.761 Infeksi dalam Sehari

Peningkatan kasus juga sebagian merupakan cerminan dari peningkatan pengujian, jumlah tes harian yang dilakukan di seluruh negeri telah meningkat menjadi lebih dari satu juta.

Meskipun India memiliki tingkat kematian yang rendah akibat penyakit tersebut, hampir 1.000 kematian telah dicatat setiap hari dari seluruh negeri selama tujuh hari terakhir. Pada awal Agustus India menjadi negara ketiga di dunia yang melewati dua juta kasus.

India melakukan lockdown yang ketat pada Maret dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus corona, yang jumlahnya hanya ratusan saat itu. Penguncian mulai dilonggarkan secara bertahap pada Juni untuk mempromosikan kegiatan ekonomi, bahkan ketika kasus terus meningkat.

Pandemi dan lockdown menyebabkan gangguan besar-besaran terhadap aktivitas ekonomi selama kuartal tersebut.

Perekonomian India menyusut sebesar 23,9% dalam tiga bulan hingga akhir Juni, penurunan terburuk sejak negara itu mulai merilis data kuartalan pada tahun 1996.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini