PKL Malioboro Meninggal Positif Covid-19, Protokol Kesehatan Diperketat

Kuntadi, Koran SI · Selasa 08 September 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 510 2274549 pkl-malioboro-meninggal-positif-covid-19-protokol-kesehatan-diperketat-8acxLg7NAe.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memperketat protokol kesehatan di kawasan Malioboro, setelah ada temuan pedagang kaki lima (PKL) yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Untuk mencegah penularan, kawasan Malioboro disemprot dengan disinfektan.

“Pengunjung Malioboro harus melakukan scan barcode, memakai masker dan wajib menjaga jarak,” kata Kepala UPT Malioboro, Ekwanto, Selasa (8/9/2020).

Bagi pedagang yang melakukan kontak erat dengan PKL yang meninggal, diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri. Mereka diminta tidak berjualan untuk sementara waktu. Sedangkan bagi PKL yang berjualan, wajib menjaga jarak.

“Kami pastikan Jogoboro akan melakukan pengawasan lebih ketat,” katanya.

 Malioboro

Pemkot Yogyakarta bekerja sama dengan BPBD dan pemadam kebakaran melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang Jalan Malioboro. Penyemprotan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada pengunjung. Ada dua regu personel Jogoboro yang disiapkan mengawal kegiatan ini.

“Kita siapkan dua regu untuk mengawal penyemprotan ini,” kata Perwira Jogoboro, Endro.

Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh personel Dinas Kebakaran bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta. Selama penyemprotan, Jalan Malioboro ditutup untuk sementara bagi para pengendara. Sedangkan untuk para PKL diizinkan kembali berjualan pada pukul 12.00 WIB.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini