32 Calon Kontestan Pilkada di Jateng Jalani Tes Kesehatan

Taufik Budi, Okezone · Selasa 08 September 2020 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 512 2274458 32-calon-kontestan-pilkada-di-jateng-jalani-tes-kesehatan-1V3os7duZ4.jpg Humas RSUP Kariadi Semarang, Parna. (Foto : iNews/Taufik Budi)

SEMARANG – Sebanyak 32 kontestan yang bakal bertarung pada Pilkada 2020 menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP dr Kariadi Semarang. Mereka berasal dari 16 pasangan untuk memperebutkan kursi bupati/wali kota maupun wakil bupati/wakil wali kota.

"Sampai hari ini di pemeriksaan hari ke-1, sudah datang semuanya," kata Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Parna, Selasa (8/9/2020).

"Perlu kami sampaikan dari Kabupaten Semarang itu ada 2 pasangan bakal calon, dari Rembang itu ada 2 pasang, dari Demak ada 2 pasang, dari Pemalang ada 3 pasang, dari Kendal ada 3 pasang, dari Kabupaten Pekalongan ada 2 pasang, dari Kota Pekalongan ada 2 pasang," tuturnya.

Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan itu berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Meski demikian, protokol kesehatan diterapkan untuk menghindari penularan Covid-19. Massa pendukung pasangan calon yang turut hadir disediakan tempat khusus di halaman.

"Untuk menghindari kerumunan massa, selalu kita sampaikan bahwa masyarakat diminta menyadari, memahami, tidak semua datang ke rumah sakit kecuali untuk kepentingan khusus (pemeriksaan kesehatan-red)," katanya.

Dia menambahkan, RSUP dr Kariadi melayani pemeriksaan kesehatan paslon dari delapan daerah di Jateng yang menggelar Pilkada. Di antaranya adalah Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Demak, Kabupaten Rembang, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang.

"Untuk Kota Semarang kebetulan saya tadi habis rapat dengan KPU. Kalau tanggal 10 September nanti itu tetap masih satu pasang, itu artinya ada perpanjangan waktu pendaftaran bakal calon lagi," ujarnya.

Baca Juga : Bawaslu : Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Dapat Disanksi Pidana

"Kalau tambah 3 hari kok tetap tidak ada yang daftar atau tidak ada yang dinyatakan lolos sebagai calon, KPU akan menerbitkan surat keputusan tentang 1 calon itu. Nanti kita mengikuti setelah ada SK itu. Pemeriksaan kedua nanti tanggal 14 September," tuturnya.

Baca Juga : KPU Lapor ke Presiden Jokowi Soal Aturan Baru Kampanye Pilkada

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini