Pemuda Ini Nekat Letakan Sabu di Depan Kantor Lapas

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 11 September 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 512 2275914 pemuda-ini-nekat-letakan-sabu-di-depan-kantor-lapas-tZOqqEGngH.jpg Foto: Okezone.com/Taufik Budi

SEMARANG – Sedikitnya 9.000 warga terselamatkan dari candu narkoba jenis sabu yang diduga diedarkan seorang pemuda di Kota Semarang Jawa Tengah. Pelaku dibekuk di depan Lapas Kedungpane, Kecamatan Ngaliyan Semarang, pada Senin 24 Agustus pukul 21.00 WIB.

Pelaku adalah CG (29), warga Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Dari tangan pelaku, didapati barang bukti berupa 1 paket sabu berat bruto 101,3 gram. CG menerangkan jika sabu tersebut milik A.

“Sabu tersebut disuruh untuk diletakkan di depan Lapas Kelas I Kedungpane Kota Semarang yang nantinya akan diambil oleh orang lain lagi,” kata Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfhi, Kamis (10/9/2020).

Dalam pemeriksaan polisi, CG mengaku mendapatkan sabu tersebut dengan cara mengambil di sebuah hotel di Kota Semarang. Dia mengambil 2 paket sabu masing-masing seberat 100 gram untuk diletakkan pada tempat yang telah ditentukan.

“1 paket sabu telah diletakkan di suatu alamat daerah Plombokan, Kecamatan Semarang Utara, sedangkan 1 paket sabu lainnya akan diletakkan di depan kantor Lapas Kelas I Kedungpane Kota Semarang, namun CG sudah ditangkap terlebih dahulu,” tambahnya.

Petugas Reserse Narkoba Polda Jateng terus melakukan pengembangan, hingga berhasil menangkap tersangka A pada Selasa 25 Agustus pukul 01.00 WIB. Polisi menyita barang bukti sabu 8 kilogram dan ekstasi 5.708 butir, uang tunai Rp3 juta, timbangan digital, alat press, dan koper.

"Dalam 2 hari sebanyak 9,1 kilogram lebih sabu telah kita amankan. Bila dikalkulasikan temuan ini telah menyelamatkan 9,1 ribu jiwa masyarakat Indonesia," ungkapnya.

Tersangka beserta barang bukti kini diamankan oleh petugas Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah. Tersangka CG diancam Pasal 112 dan 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini