Lurah di Gunungkidul Positif Covid-19, Kantor Ditutup Sementara

Kuntadi, Koran SI · Senin 14 September 2020 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 510 2277563 lurah-di-gunungkidul-positif-covid-19-kantor-ditutup-sementara-4i0nEtypGy.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

GUNUNGKIDUL – Kasus Covid-19 di Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul terus bertambah. Setidaknya ada tiga kasus baru yang melibatkan lurah, tenaga kesehatan dan warga.

Panewu/Camat Saptosari Djarot mengatakan, hasil tracing yang dilaksanakan, ditemukan tiga kasus baru di wilayah Kelurahan Krambil Sawit. Mereka yang positif, di antaranya tiga tenaga kesehatan, dan Lurah Jetis Agus Susanto (45). Sebelum dinyatakan positif, lurah sempat melakukan kegiatan dengan masyarakat.

“Untuk sementara kantor lurah ditutup,” kata Jarot Senin (14/9/2020).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Bertambah 3.141, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Penutupan ini dimulai hari ini sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sedangkan pelayanan kepada masyarakat dialihkan di Kapanewon Saptosari. Sebelum positif lurah tersebut sempat menggelar rapat dengan pamong.

Seluruh pamong tersebut, wajib menjalani isolasi mandiri. Mereka juga akan menjalani tes swab untuk mencegah penularan.

“Kalau lurahnya sudah menjalani isolasi di rumah sakit,” katanya.

Lurah Jetis ini diduga terpapar Covid-19 dari tenaga kesehatan yang ada di Klinik Mitra Sehat. Kebetulan lurah ini menduduki jabatan sebagai Direktur Utama Klinik Mitra Sehat. Setidaknya ada tiga tenaga kesehatan yang positif.

“Jadi, yang ditutup tidak hanya kantor lurah, tetapi juga klinik tersebut juga ditutup dulu,” katanya.

Baca Juga: Update Corona di Indonesia 14 September 2020: Positif 221.523 Orang, 158.405 Sembuh & 8.841 Meninggal 

Jarot meminta masyarakat untuk mewaspadai penularan, dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain mengenakan masker, menjaga jarak dan sering cuci dengan tangan. Jika tidak ada kepentingan disarankan tetap berada di rumah.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini