Keluar Rumah Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp100 Ribu

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 15 September 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 525 2278323 keluar-rumah-tak-pakai-masker-akan-didenda-rp100-ribu-nCWSjNd9qz.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon telah mengeluarkan sanksi denda administratif sebesar Rp100 ribu sampai Rp500 ribu, bagi masyarakat Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Sanksi ini mulai berlaku sejak hari ini, Selasa (15/9/2020) sampai hari Sabtu 19 September 2020 mendatang.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan, alasan dikeluarkan sanksi administratif tersebut adalah, karena angka kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon setiap harinya mengalami kenaikan. Atas dasar itu, pihaknya akan menerapkan sanksi berat kepada siapapun yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Masyarakat wajib dan patuh terhadap protokol kesehatan serta melaksanakan 4 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan),” kata Imron dalam keterangan yang diterima Okezone, Selasa (15/9/2020).

 

Sementara itu, menurut Kapolresta Cirebon, Kombes M Syahduddi, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP sudah menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di tiga titik di Kabupaten Cirebon hari ini.

Dia menyebut, saat razia, petugas gabungan langsung menghentikan warga yang beraktivitas tidak menggunakan masker.

Para pelanggar ini, lanjut dia, akan didata terlebih dahulu, setelah itu dijatuhi sanksi dari mulai kerja sosial hingga sanksi berat berupa denda.

"Penerapan sanksi berat ini dilaksanakan berdasarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020. Warga yang kedapatan melanggar langsung disidang," ujar Syahduddi.

Diakuinya, setelah mengadakan razia tersebut, masih ada warga yang melanggar protokol kesehatan. Para pelanggar ini kemudian terpaksa dijatuhi sanksi. Syahduddi memastikan, sanksi denda yang dibayarkan para pelanggar ini bakal dimasukkan ke kas daerah Pemkab Cirebon.

"Penerapan sanksi denda itupun melibatkan jajaran Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon. Bahkan, hakim dari pengadilan juga turut hadir untuk menyidang para pelanggar. Warga yang terjaring didenda Rp100 ribu," jelasnya.

Masih kata dia, hakim yang hadir dalam razia itu langsung menjatuhi vonis kepada warga yang melanggar. Pemberian sanksi ini, sambung dia, untuk memberikan efek jera supaya tidak ada lagi warga yang melanggar protokol kesehatan.

Dia mengimbau agar warga lebih taat lagi menerapkan protokol kesehatan. Sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini