Presiden Jokowi Akan Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB Ke-75

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 17 September 2020 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 18 2279473 presiden-jokowi-akan-berpidato-di-sidang-majelis-umum-pbb-ke-75-Fh8bjbZEdC.jpg Foto: UN Photo/Manuel Ellias.

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan menyampaikan pernyataan pada Sesi TIngkat Tinggi Sidang Majelis Umum (SMU) PBB Ke-75 yang berlangsung dari 21 September - 2 Oktober 2020, hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Kamis (17/9/2020).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebagian dari sesi SMU PBB Ke-75 yang dimulai sejak 15 September ini akan digelar secara virtual karena pandemi virus corona. Pertemuan fisik di Markas Besar PBB di New York, hanya dapat diikuti oleh perwakilan masing-masing negara yang berkedudukan di New York, dalam hal ini duta besar untuk PBB dan diplomat yang bertugas pada Perutusan Tetap untuk PBB.

BACA JUGA: Di Bawah Presidensi Indonesia, Program Kerja DK PBB Prioritaskan Pemberantasan Covid-19

Dalam keterangan kepada media, Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa sesi lainnya, yaitu rangkaian Pertemuan Pekan Tingkat Tinggi SMU PBB, yang mencakup lima pertemuan, akan digelar secara virtual. Presiden Joko Widodo dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada sesi Debat Umum (General Debate) SMU PBB Ke-75.

"sesi General Debate SMU PBB yang akan dilaksanakan pada tanggal 22-29 September 2020, Insya Allah, Bapak Presiden akan berpartisipasi pada sesi ini dan akan menyampaikan statement secara virtual," kata Menlu Retno.

BACA JUGA: Indonesia Desak DK PBB Hentikan Pembangunan Pemukiman Israel di Wilayah Palestina

Dia mengatakan, Presiden Jokowi akan menyampakan pidatonya pada 23 September pagi, waktu Jakarta. Selain pada sesi General Debate, Indonesia juga akan berpastisipasi dalam empat sesi berikutnya, termasuk pada sesi Pertemuan Tingkat Tinggi tentang Biodiversity pada 30 September 2020, yang akan dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan sesi Pertemuan Tingkat Tinggi SMU memperingati 25 Tahun Konferensi Perempuan Dunia Keempat pada 1 Oktober, yang akan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Dua sesi lainnya yaitu Pertemuan Tingkat Tinggi Majelis Umum untuk Memperingat Peringatan 75 tahun PBB dan Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati dan Mempromosikan Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir akan dihadiri oleh Menlu Retno Marsudi.

Partisipasi Indonesia dalam SMU Ke-75 ini akan digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting di antaranya perlunya memajukan kerjasama internasional dan solidaritas global bagi penanganan pandemi, mendorong peningkatan kinerja serta peran PBB, multilateralisme, serta menyerukan pentingnya seluruh negara terus memperkuat PBB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini