Trump Akui Kehilangan Semua Temannya Setelah Jadi Presiden

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 September 2020 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 18 2280104 trump-akui-kehilangan-semua-temannya-setelah-jadi-presiden-uWtylIEGLr.jpg Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Twitter)

WISCONSIN - Donald Trump mengatakan bahwa dia kehulangan semua temannya sejak setelah menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) pada 2016. Menurut Trump, teman-temannya tidak bisa merasa santai berada di dekatnya, bahkan hanya memanggilnya sebagai "Mr. President".

"Saya kehilangan semua teman saya," kata Trump dalam pidatonya saat berkampanye di Wisconsin. Trump mencatat bahwa "rasa hormat terhadap jabatan" tampaknya membuat dia dan teman-temannya sangat sulit untuk mempertahankan persahabatan.

 BACA JUGA: Trump Sebut Ketua DPR AS Wanita Sakit dengan Masalah Kejiwaan

“Dulu mereka longgar. Mereka dulu hebat. Anda bisa duduk santai… Saya bukan peminum tapi Anda bisa duduk santai dan minum, apapun yang Anda minum. Sekarang Anda tidak dapat melakukannya lagi," ujarnya sebagaimana dilansir Sputnik.

Sekarang, Presiden Trump mengakui, dia harus “mengandalkan orang-orang di Kongres untuk menjadi temannya”.

Sebelum pengakuan ini, Trump juga mengakui bahwa meski mengenal "banyak orang penting" dia tetap lebih suka bergaul dengan mereka yang memiliki jabatan lebih rendah.

BACA JUGA: Ketua DPR AS Serukan Presiden Trump Jadi Pemimpin yang Mendamaikan

“Sebenarnya orang yang paling saya suka adalah orang-orang yang kurang sukses karena hal itu membuat Anda merasa sangat berkuasa, saya selalu mengatakan 'jangan pernah keluar dengan orang sukses' Anda mengerti," kata Trump kepada para pendukungnya.

Komentar Trump itu segera mendapat reaksi dari warganet, beberapa di antaranya bertanya apakah benar Trump punya teman.

"Trump punya teman? Bukan penggantung atau staf tapi teman?” tanya salah satu pengguna Twitter.

"Dia pada dasarnya hanya memberi tahu siapa pun yang makan malam dengannya bahwa mereka tidak terlalu berhasil," kata orang lain.

Namun terlepas dari sejumlah besar teguran tajam yang mengikuti wahyu tersebut, harus diakui bahwa Donald Trump pernah memiliki karir yang hebat di televisi dengan acaranya yang sangat sukses "The Apprentice", serta lingkaran besar mitra bisnis, jadi bukan sama sekali tidak mungkin bahwa kehidupan sosialnya dulunya memang lebih mendidih daripada sekarang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini