Pasien Covid-19 Penderita Gula Darah dan Hipertensi Penyumbang Tertinggi Angka Kematian

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 18 September 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 512 2279907 pasien-covid-19-penderita-gula-darah-dan-hipertensi-penyumbang-tertinggi-angka-kematian-0ZSSenK8Nl.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

SEMARANG - Masyarakat yang memiliki penyakit gula darah dan hipertensi diminta tetap di rumah. Sebab, dua penyakit itu disebut sebagai penyebab tertinggi kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah.

"Saya ingatkan kepada masyarakat, yang merasa memiliki gula darah tinggi, hipertensi jangan klayapan (bepergian). Lebih baik di rumah saja," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat memimpin upacara pembagian masker kepada anggota TNI/Poliri dan komunitas masyarakat di halaman Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Kota Semarang, Jumat (18/9/2020).

"Sebab, dua penyakit ini yang paling tinggi menyebabkan angka kematian selama pandemi Covid-19 di Jawa Tengah," terangnya lagi.

Berdasarkan data, sumbangan kasus meninggal pasien Covid-19 dengan kumorbit gula darah tinggi di Jawa Tengah sebesar 39,9 persen. Sementara pasien Covid-19 yang meninggal disertai kumorbit hipertensi sebanyak 32,0 persen.

Menurut Ganjar, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ujung tombaknya adalah masyarakat. Masyarakat bisa menjadi pahlawan, dengan berperang melawan Covid-19 menggunakan kebiasaan baru.

"Tentara melawan Covid-19 ini ya kita sendiri. Dokter dan tenaga kesehatan itu benteng terakhir. Bagaimana cara berjuangnya, mudah yakni hanya dengan tertib menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," tutur dia.

Angka penularan Covid-19 di Jawa Tengah masih cukup tinggi. Dalam dua pekan ke depan, pihaknya akan berupaya sekuat tenaga untuk menekan angka penularan, angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan Covid-19 di Jawa Tengah.

"Tidak bisa hanya pemerintah, makanya saya senang hari ini ada komunitas yang dilibatkan. Bantuan dari komunitas ini sangat penting, untuk menyosialisasikan sampai tingkat terkecil. Komunitas adalah pionir, agen untuk sosialisasi kepada orang-orang terdekat," pungkasnya.

Sementara itu, dalam acara pembagian masker tersebut, sejumlah komunitas dihadirkan. Di antaranya komunitas sepeda, komunitas motor, mobil, ojek online, pedagang pasar dan lain sebagainya. Turut pula dibagikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas di seluruh Jawa Tengah.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini