Diduga Overdosis, Pria Tambun Tewas di Lokasi Karaoke

Era Neizma Wedya, iNews · Minggu 20 September 2020 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 610 2280897 diduga-overdosis-pria-tambun-tewas-di-lokasi-karaoke-JvUkmni16B.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

LUBUKLINGGAU - Seorang pengunjung tempat Bliar Karaoke di lokalisasi Patok Besi Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, ditemukan tewas diduga overdosis minuman keras (miras).

Asep Suheri (50) warga Desa P2 Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musirawas ditemukan tewas, Jumat 18 September 2020 sekira pukul 19.00 WIB. Polisi yang tiba ditempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan pemeriksaan.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara IPTU Sudarno mengatakan korban meninggal dalam kondisi sedang duduk diruang tamu ditempat karaoke di Patok besi, dan diduga over dosis minuman keras.

"Ditubuhnya tercium bau minum alkohol, dan dari mulut berbusa," kata IPTU Sudarno saat di konfirmasi, Sabtu (19/9/2020).

Dijelaskan Sudarno, bahwa pada Jumat saksi memberi tahu bahwa tamu dirumahnya meninggal dunia di ruang tamu, sebelum meninggal dunia korban datang dengan mengendarai mobil Taksi BG 2868 EA. Setelah turun dari taksi korban menanyakan Lisa istri dari Sastra, dan dijawab bahwa Sastra sudah meninggal 4 tahun yang lalu.

Kemudian korban sempat terkejut mendengar kabar itu, sambil memegang dadanya minta tolong dikerik dengan saksi, selesai itu saksi pergi sholat magrib dan saat tiba di rumahnya saksi menghampiri korban, namun korban sudah tidak berkutik lagi dengan posisi duduk. Dan saksi langsung melaporkan kejadian itu ke pihak RT setempat.

"Setelah menerima Laporan dari masyarakat kita langsung mendatangi TKP berhubung korban meninggal secara mendadak maka dipasang police line," katanya

Dan di khawatirkan korban meninggal karena Covid-19, maka ia langsung menelpon Sat Reskrim bersama tim identifikasi, selanjutnya korban dievakuasi oleh team Gugus tugas bersama personel polres dan polsek Lubuklinggau Utara ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk dimintakan Visum et repertum.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan hanya ada bekas kerik kerokan pada punggung korban, dan mulut korban mengeluarkan busa dan bau alkohol," pungkasnya.

Saat ini korban masih berada di ruang jenazah RS Siti Aisyah, menunggu untuk diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di daerah P2 Purwodadi Kabupaten Musi Rawas.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini