Polisi Tetapkan 3 Pria sebagai Tersangka Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Herman Amiruddin, Okezone · Rabu 23 September 2020 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 609 2282723 polisi-tetapkan-3-pria-sebagai-tersangka-kasus-pemerkosaan-mahasiswi-di-makassar-3C0fjlN9kT.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MAKASSAR – Tiga dari enam pelaku pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi ditetapkan tersangka. Mereka ditetapkan tersangka oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Panakkukang, Makassar, Rabu (23/9/2020).

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan, saat ini pihaknya menetapkan tiga tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi. Penetapan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara dan prarekonstruksi.

"Menetapkan tiga tersangka dari tujuh orang yang diamankan terkait kasus pemerkosaan secara beramai-ramai," kata Iqbal kepada wartawan di Makassar.

Korban berinisial E (23), mahasiswi salah perguruan tinggi swasta di Kota Makassar, tersebut diperkosa di kamar 101, salah satu hotel di Kecamatan Panakkukang, setelah sebelumnya diajak berpesta miras di tempat hiburan malam ternama di Kota Makassar, Minggu (20/9/2020), sekira pukul 03.00 Wita.

Tujuh orang pelaku yang diamankan, termasuk seorang wanita berinisial SW. Wanita berusia 21 itu dalam prarekonstruksi diketahui orang yang mengajak korban ke salah satu THM di Kecamatan Ujung Pandang.

Sementara tiga pria yang ditetapkan tersangka adalah berinisial AF (22), Fh (26), dan NA (20). Mereka 

saat melihat E sudah di bawah pengaruh alckhol. Mereka lalu memesan dua kamar di hotel. Mahasiswi tersebut kemudian dibawa ke hotel menggunakan mobil milik salah satu tersangka. Tiga tersangka secara bergantian memerkosa korban, diawali dengan AF, lalu FH dan terakhir NA.

"Jadi tiga tersangka. Ada satu tersangka (FH) sudah berkeluarga," kata Iqbal.

Sementara empat orang lainnya yang diamankan penyidik dijadikan sebagai saksi, termasuk SW, wanita yang menemani korban di tempat hiburan malam. Iqbal menduga ada unsur perencanaan dalam tindak pidana kesusilaan tersebut.

"Kemungkinan seperti itu tidak menutup kemungkinan juga ada tersangka. Intinya biarkan proses penyidikan berjalan kita tunggu hasilnya," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini