Demi Dapatkan Air, 250 Perempuan Desa Ini Gali Jalan Menembus Bukit

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 29 September 2020 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 18 2285427 demi-dapatkan-air-250-perempuan-desa-ini-gali-jalan-menembus-bukit-jgjBwZjUUe.jpg Foto: ANI.

BHOPAL - Kelangkaan air dan minimnya infrastruktur di sebuah desa terpencil di Madya Pradesh, India membuat sekelompok wanita terpaksa mengambil tindakan untuk mengatasi kesulitan tersebut. Dalam waktu 18 bulan, mereka menggali menembus bukit untuk mendapatkan akses ke kebutuhan vital tersebut.

Tanpa teknologi atau mesin modern, 250 perempuan warga Desa Angrotha, Negara Bagian Madya Pradesh, berhasil membuka jalur untuk mengalirkan air ke kolam desa, yang selama bertahun-tahun mengalami kekurangan air yang parah.

BACA JUGA: Dijuluki 'Manusia Kanal', Pria Ini Habiskan 30 Tahun Gali Saluran Air

“Kami telah bekerja selama lebih dari 18 bulan untuk menyalurkan ke desa, air yang biasanya mengalir dengan bebas di hutan, sehingga tidak dapat digunakan," kata Babita Rajput, seorang warga desa sebagaimana dilansir Gulf News.

"Para perempuan di desa membentuk kelompok dan memutuskan untuk memotong bukit sepanjang sekira setengah kilometer dan memberi jalan agar air jatuh ke kolam di desa. ”

Vivitabai Adivasi, seorang penduduk desa lain, mengatakan bahwa warga desa melakukan pekerjaan itu agar dapat bertani dan beternak.

Pengguna media sosial memuji upaya para wanita tersebut, sementara ada juga yang mempertanyakan mengapa pemerintah gagal menyediakan infrastruktur yang tepat bagi penduduk desa.

BACA JUGA: Seorang Ibu Gali Terowongan Bawah Tanah ke Penjara untuk Bebaskan Anaknya

“Pekerjaan ini seharusnya dilakukan oleh (pemerintah), mengapa para perempuan harus mengerjakannya sendiri? Mengapa pemerintah tidak kompeten? Mengapa mereka tidak menggunakan sumber daya mereka untuk mengembangkan infrastruktur dasar bagi masyarakat? Air merupakan kebutuhan dasar warga. Jika Anda mengambil suara dari orang-orang, maka selesaikan masalah mereka juga," tulis seorang pengguna Twitter @deepadoc.

Pengguna Twitter lain @VijayarajB turut menyampikan kritiknya pada pemerintah, menulis “Saya masih tidak mengerti. Mengapa pemerintah kota begitu tidak peka dan lamban terhadap fasilitas dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini