Klaster Covid-19 Bermunculan di Ponpes, Akankah Semua Ditutup?

Taufik Budi, Okezone · Rabu 30 September 2020 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 512 2285872 klaster-covid-19-bermunculan-di-ponpes-akankah-semua-ditutup-fqJ4qK11tf.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEMARANG – Sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Jawa Tengah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Pemerintah hingga saat ini masih melakukan evaluasi dan menghentikan seluruh kegiatan di ponpes-ponpes tersebut.

"Kami evaluasi dulu, sementara ini memang kegiatannya kami berhentikan dulu, tapi tidak kita tutup dan santrinya dipulangkan," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kepada awak media, Selasa (29/9/2020).

Sekadar diketahui, muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, yakni klaster pondok pesantren. Kasus ini muncul saat pondok pesantren di Kebumen dan Banyumas melaporkan adanya penularan di tempat mereka.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang Sebulan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar penanganan klaster ponpes ditangani serius. Pihaknya telah menerjunkan tim untuk membantu melakukan tracing dan treatment di sejumlah tempat itu.

"Dari Kebumen dan Banyumas sudah telefon kami, minta bantuan di antaranya tempat isolasi. Sudah kami bantu untuk pemenuhannya, termasuk tindakan lain dalam rangka penanganannya," kata dia.

Dia pun memastikan santri yang positif terpapar Covid-19 telah mendapatkan pelayanan medis. Termasuk melakukan penelusuran riwayat kontak erat, untuk mencegah virus penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.

"Sudah, sekarang sudah ditangani. Sudah disemprot dan saya minta dilakukan tracingnya. Sekarang sudah berjalan," lugasnya.

Baca Juga: Sempat Disegel karena Pengunjung Berkerumun, Kafe di Bekasi Boleh Beroperasi Kembali

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini